Kompas.com - 27/09/2015, 16:25 WIB
Taman Sari Gua Sunyaragi di Cirebon, Jawa Barat. KOMPAS.com/Wahyu Adityo ProdjoTaman Sari Gua Sunyaragi di Cirebon, Jawa Barat.
EditorI Made Asdhiana
CIREBON, KOMPAS.com - Pemkot Cirebon, Jawa Barat, sampai saat ini masih mengandalkan situs sejarah sebagai obyek wisata karena kota tersebut memiliki 71 situs sejarah.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dana Kartiman di Cirebon, Sabtu (26/9/2015), menuturkan bahwa kota Cirebon adalah kota wisata sejarah, dimana kota ini dahulu adalah sebuah kerajaan, jadi situs sejarah yang paling mendominasi pariwisata kota ini. "Situs-situs peninggalan itu di masa kerajaan dan masa kolonial Belanda," katanya.

Dia melanjutkan, selain wisata sejarah Pemerintah Kota Cirebon akan menambah wisata lain, seperti wisata budaya masyarakat yaitu wisata festival pesisiran yang akan diangkat menjadi destinasi pariwisata baru di Cirebon.

"Kami akan menambah destinasi wisata baru yaitu berupa wisata budaya syukuran nelayan 'nadran', yang akan diadakan setiap satu tahun sekali dan semoga ini menjadi wisata baru yang disukai masyarakat," katanya.

BARRY KUSUMA Kota Cirebon kaya dengan bangunan-bangunan bersejarah.
Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Jaja Suleman mengatakan, festival ini merupakan rasa syukur para nelayan dengan rezeki yang diberikan oleh Sang Pencipta. "Nadran" inilah bentuk rasa syukur tersebut.

Dia menuturkan bahwa terselenggaranya festival pesisiran tahun ini adalah kerja sama antara Pemkot dan para kelompok nelayan yang jumlahnya ada 32 yang terebar di empat titik, yaitu Cangkol, kejawanan, Pesisir dan Samadikun.

"Kami mengharapkan dengan adanya festival pesisiran ini bisa menjadi promosi wisata, sehingga akan banyak pengunjung yang datang ke kota Cirebon," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.