Kompas.com - 28/09/2015, 09:43 WIB
Pengunjung menikmati senja di pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Selasa (24/5/2011). Candi Prambanan telah menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia dan kemegahannya terus menghadirkan daya tarik bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOPengunjung menikmati senja di pelataran Candi Prambanan, DI Yogyakarta, Selasa (24/5/2011). Candi Prambanan telah menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia dan kemegahannya terus menghadirkan daya tarik bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko menargetkan sekitar 2 juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi obyek wisata bersejarah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu pada 2019.

"Indonesia dipatok bisa mendatangkan sekitar 20 juta wisatawan asing pada 2019. Untuk Jateng-DIY dibebani sekitar 2 juta wisatawan," kata Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM) PT TWCBPRB, Purwanto di Candi Borobudur, Minggu (27/9/2015).

Pernyataan tersebut disampaikan pada acara peluncuran gambar Street View Candi Borobudur untuk bisa diakses melalui google maps dan Google Cultural Institute untuk Indonesia oleh Google Indonesia.

Menurut dia, target 2 juta wisman mengunjungi obyek wisata Candi Borobudur di Magelang Jawa Tengah dan Candi Prambanan serta Ratu Boko di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut tidak mudah untuk dicapai.

"Saat ini tingkat kunjungan wisatawan asing capaiannya masih sekitar 260 ribu wisatawan, untuk menuju 2 juta itu agak berat, akan tetapi perlu ada upaya karena negara sudah mematok sepeti itu," kata dia.

Menurut Purwanto, diperlukan kolaborasi antara pihak tarkait baik itu masyarakat maupun pelaku pariwisata di Jateng-DIY untuk menuju angka dua juta wisatawan dari berbagai negara dalam waktu empat tahun ke depan.

www.facebook.com/mzuck Kegiatan Mark Zuckerberg di Candi Borobudur, Minggu (12/10/2014)
"Harus ada kolaborasi seluruh pelaku pariwisata di Jateng-DIY termasuk pihak yang mengelola candi-candi, sehingga bisa jadi bagian dari upaya dua juta wisatawan asing bisa hadir di daerah kita," katanya.

Menurut Purwanto, dengan hadirnya sekitar 2 juta wisman ke Jateng-DIY tentunya akan berdampak pada tumbuh kembangnya kehidupan masyarakat dan lingkungan serta kemajuan sektor pariwisata Jateng-DIY.

Ia juga mengatakan, dengan hadirnya google maps dan google cultural institute yang dirancang Google ini bisa mendorong apa yang sudah dicanangkan negara, salah satunya 20 juta wisman dan khususnya 2 juta wisman di Jateng-DIY pada 2019.

"Google diharapkan bisa memberikan informasi destinasi yang luas khususnya heritage, serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa menjadi warga yang selalu siap menerima wisatawan," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Indahnya Sunset Berlatar Tiga Gunung di

Bukit Kayoe Putih Mojokerto, Indahnya Sunset Berlatar Tiga Gunung di

Jalan Jalan
Instalasi Seni Imagispace 2022 di Jakarta, Hadirkan Teknologi Sensor Ikuti Gerak Tubuh

Instalasi Seni Imagispace 2022 di Jakarta, Hadirkan Teknologi Sensor Ikuti Gerak Tubuh

Jalan Jalan
20 Tempat Wisata Alam di Aceh, dari Pantai hingga Air Terjun

20 Tempat Wisata Alam di Aceh, dari Pantai hingga Air Terjun

Jalan Jalan
Berburu Oleh-oleh Khas Kulon Progo, Bisa ke Pasar Sentolo Baru

Berburu Oleh-oleh Khas Kulon Progo, Bisa ke Pasar Sentolo Baru

Jalan Jalan
Viral Foto Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro, Lokasi Ilegal hingga Permainan Kru Bus dan Petugas Parkir

Viral Foto Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro, Lokasi Ilegal hingga Permainan Kru Bus dan Petugas Parkir

Travel Update
Awas Uji Nyali di Tengah Hutan, 5 Tips ke Bromo via Lumajang

Awas Uji Nyali di Tengah Hutan, 5 Tips ke Bromo via Lumajang

Travel Update
Mantan Pramugari Ini Ungkap Rahasia Penumpang First Class di Pesawat

Mantan Pramugari Ini Ungkap Rahasia Penumpang First Class di Pesawat

Travel Update
Thailand Terapkan Lagi Skema Turis Asing Bebas Karantina Per 1 Februari 2022

Thailand Terapkan Lagi Skema Turis Asing Bebas Karantina Per 1 Februari 2022

Travel Update
Cek Jam Buka dan Harga Tiket Terbaru Little Venice Puncak

Cek Jam Buka dan Harga Tiket Terbaru Little Venice Puncak

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

5 Tempat Wisata Dekat Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

Jalan Jalan
Satu Hari di KidZania Jakarta, Bisa Jadi Dokter Bedah sampai Pembalap

Satu Hari di KidZania Jakarta, Bisa Jadi Dokter Bedah sampai Pembalap

Jalan Jalan
Swedia Cabut Syarat Hasil Negatif Covid-19 bagi Turis Asing

Swedia Cabut Syarat Hasil Negatif Covid-19 bagi Turis Asing

Travel Update
Jalur Pendakian Gunung Tambora NTB Ditutup Mulai 24 Januari

Jalur Pendakian Gunung Tambora NTB Ditutup Mulai 24 Januari

Travel Update
12 Tempat Instagramable Jakarta Pusat, Bisa buat Berburu Foto

12 Tempat Instagramable Jakarta Pusat, Bisa buat Berburu Foto

Jalan Jalan
 5 Tips Berkunjung ke KidZania Jakarta, Datang Saat 'Weekdays'

5 Tips Berkunjung ke KidZania Jakarta, Datang Saat "Weekdays"

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.