Kompas.com - 28/09/2015, 19:04 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

DENPASAR, KOMPAS.com - Memburu makanan tradisional Bali memang mudah ditemui, mulai dari pasar hingga rumah makan. Satu di antaranya adalah Waroeng Pantjoran yang berlokasi di Jalan Tukad Pancoran, No 3, Denpasar, Bali.

Warung ini menyuguhkan masakan khas Bali yang menjadi kegemaran dari pemilik dan keluarganya. Beroperasi sejak enam bulan yang lalu, Waroeng Pantjoran mengkhususkan diri menyajikan beragam jenis menu tradisional. Suasana warung yang masih alami meski berada di area perkotaan menambah kesan di mana pengunjung kembali ke masa lalu.  

“Di warung ini saya mencoba untuk lebih menggali rasa tradisional dan masa lampau. Rasa yang saya dapatkan ketika saya masih kecil. Beberapa menu yang saya hadirkan dari pengalaman saya dulu dan ternyata peminatnya cukup banyak,” ungkap pemilik Waroeng Pantjoran, Ni Luh Putu Sri Wahyuni atau yang disapa Putu.

Menu yang disajikan ialah hidangan yang sebenarnya mudah didapatkan di tempat lain. Meski begitu, Putu mencoba menghadirkan hidangan tersebut dengan caranya sendiri sehingga rasa dan varian dari masakan berbeda dari tempat lainnya.

Warung ini menyuguhkan beberapa menu berat, seperti nasi jinggo. Salah satunya nasi jinggo ceker dengan rasa pedas. Satu porsi nasi jinggo dipatok dengan harga Rp 10 ribu.


Ayam betutu panggang   (Tribun Bali/ Ayu Dessy Wulansari)

Selain nasi jinggo, ada juga tipat. Mulai dari tipat cantok yang mana bumbunya dikombinasikan dengan bumbu lotek, tipat kuah dengan tambahan ayam kampung, tipat plecing, dan tipat plecing kaplok.

Setiap jenis tipat memiliki rasa uniknya tersendiri sehingga tidak jarang, hidangan ini juga menjadi pilihan dari pengunjung.

“Tipat kuah di sini memang agak beda dengan tipat kuah yang ada pada umumnya. Saya pakai ayam kampung yang dipanggang. Karena saya asli dari Gianyar di mana terkenal dengan ayam panggang, saya coba untuk kelola dengan bumbu-bumbu yang saya bisa,” ungkap Putu.

Sedangkan tipat plecing kaplok, satu hidangan favorit juga yang mana pengunjung dapat memilih level atau tingkat kepedasan berdasarkan jumlah cabai yang diminta. Seiring masukan dari pengunjung, tipat plecing kaplok dimodifikasi dengan menambahkan rujak kuah pindang.

Kuah pindang sendiri sebenarnya merupakan pedamping yang selalu ada dalam rujak khas Bali maupun bulung yang terbuat dari rumput laut. Rasa asam dan asin yang berasal dari kaldu ikan ini ternyata cocok disandingkan dengan sambal plecing yang berasa pedas dan gurih.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Apa yang Dimaksud dengan Upacara Potong Gigi dalam Agama Hindu?

Jalan Jalan
Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Geopark Merangin di Jambi Disiapkan Jadi UNESCO Global Geopark

Travel Update
Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Pramugari Tertua dan Terlama di Dunia, Terbang hingga Usia 86 Tahun

Travel Update
Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Kesongo Transit Point, Indahnya Rawa Pening dan Sejuknya 38.000 Tanaman

Jalan Jalan
Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Pengunjung TN Komodo Dibatasi, Wisata Labuan Bajo Akan Dioptimalkan

Travel Update
Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Rute ke Pantai Pasir Putih PIK 2, Tidak Jauh dari Pantai Indah Kapuk 1

Travel Tips
9 Pulau di Taman Nasional Komodo, Kunjungi Saat Liburan ke Sana

9 Pulau di Taman Nasional Komodo, Kunjungi Saat Liburan ke Sana

Jalan Jalan
5 Wisata Surabaya Seperti Jepang dan China, Cocok untuk Liburan

5 Wisata Surabaya Seperti Jepang dan China, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Travel Update
Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.