Kompas.com - 30/09/2015, 10:37 WIB
Wisatawan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisatawan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
EditorI Made Asdhiana
MAGELANG, KOMPAS.com - Penerapan Tata Kelola Destinasi Pariwisata atau Destination Management Organization (DMO) telah berkontribusi 10 sampai 20 persen atas kenaikan kunjungan wisatawan di Indonesia.

"Pelaksanaan DMO di 16 destinasi di Indonesia berkontribusi 10 sampai 20 persen pada peningkatan kunjungan wisatawan," kata Asdep Pengembangan Infrastruktur dan Pengembangan Kementerian Pariwisata, Frans Teguh di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (29/9/2015).

Pada Konferensi Nasional DMO, Frans menjelaskan bahwa pelaksanaan DMO telah mampu meningkatkan pengelolaan wisata seperti muncul kesadaran untuk melayani lebih baik, membuat variasi kegiatan, dan menambah infrastruktur pendukung.

"Konsep DMO adalah mempercepat keterlibatan pemangku kepentingan dalam sektor pariwisata sehingga ukuran keberhasilannya selain kenaikan kunjungan wisatawan adalah seberapa jauh pemangku kepentingan yang ada ikut berpartisipasi," katanya.

Menurut dia, semua pihak hendaknya menghilangkan ego sektoral untuk bersama-sama mengelola destinasi yang ada karena sektor pariwisata juga terkait sektor lain seperti sarana perhubungan, energi, usaha kecil menengah dan budaya.

Barry Kusuma Keindahan Pulau Maratua, Kalimantan Timur.
Sementara Hari Untoro Drajat, Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Multikultural menekankan pentingnya melestarikan produk lokal sehingga bisa dijual dan menjadi modal bagi tumbuhnya usaha rakyat yang berujung kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi munculnya komunitas dari kalangan muda yang berkreasi untuk menyajikan sesuatu yang lain, sebagai bagian untuk menarik kunjungan wisatawan.

"Produk kreatif juga perlu dimunculkan seperti pertunjukan jazz di Dataran Tinggi Dieng dan di Pulau Maratua, pulau terdepan yang ada di Kaltim," katanya.

Juhriansyah, Ketua Pelaksana Maratua Jazz 2015 mengakui bahwa konsep DMO sangat tepat untuk mendukung kampanye sadar wisata karena semua pemangku kepentingan akan disadarkan bahwa banyak potensi yang belum digali.

Ia mencontohkan di Pulau Maratua, mulai tahun depan, bandara yang ada sudah bisa didarati pesawat jenis ATR, sehingga perlu kesiapan warga setempat dan kalangan swasta menyiapkan destinasi seperti home stay, atraksi wisata, cindera mata, dan transportasi lokal.

"Konsep DMO mulai diterapkan, akhirnya banyak infrastruktur terbangun dan terutama kita menggugah kesadaran masyarakat untuk bisa melayani wisatawan," kata Ketua Yayasan Berau Lestari itu.

AFP PHOTO / ADEK BERRY Finalis World Muslimah Awards 2014, Siti Fathimah Junyanti dari Indonesia (kiri), Tarannum Tasmine dari Bangladesh (tengah) dan Lulu Susanti dari Indonesia saat berkunjung ke Candi Borobudur di Magelang, 17 November 2014. Sebanyak 25 finalis dari berbagai negara akan bertanding pada malam grand final World Muslimah Awards di Yogyakarta pada 21 November 2014.
Konferensi Nasional DMO diikuti 350 peserta dari 16 destinasi antara lain Borobudur, Toba, Bunaken, Kepulauan Derawan, Sabang, dan Pangandaran.

Konferensi yang digelar sampai 30 September itu bertujuan untuk memberikan penguatan bagi para stakeholder baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola destinasi pariwisata serta para pemangku kepentingan lain dalam perencanaan, pembentukan, pengembangan dan pengelolaan destinasi pariwisata.

Konferensi ini merupakan keenam kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan di berbagai daerah mulai dari Jakarta (2014 & 2010), Manado (Sulawesi Utara, 2013), Parapat, Danau Toba (Sumatera Utara, 2012), dan Labuan Bajo, Flores (2011).Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan Bagi Turis yang Divaksinasi

Inggris Cabut Syarat Tes Perjalanan Bagi Turis yang Divaksinasi

Travel Update
10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

10 Tempat Ngopi di Semarang, Ada Kafe dengan Bangunan Benteng

Jalan Jalan
5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

5 Tips Tidur Nyenyak Saat Bepergian, Coba Dengar Musik Santai

Travel Tips
4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

4 Cara Mencegah Sakit Telinga Usai Naik Gunung

Travel Tips
Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Terowongan Kendal Jakarta Kini Dihiasi Mural Seniman Jakarta-Berlin

Jalan Jalan
Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.