Kompas.com - 30/09/2015, 16:17 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
Saat itu ratusan warga tetangga dari Kampung Bena, Kampung Gurusina memadati halaman kampung Tololela untuk mendengarkan musik Bombardom.

Mereka disuguhkan musik tradisional yang membangkitkan gairan hidup dan diwariskan leluhur masyarakat Lembah Jerebu’u. Semua diam dan menyaksikan betapa merdu musik bombardom yang dibawakan 500 orang pemain.

Bagi para orang tua yang berusia 80-70 tahun, mereka sangat gembira menyaksikan musik tiup Bombardom yang kembali dibangkitkan oleh generasi penerus Kampung Adat Tololela. Bahkan mereka bertambah gembira dan bangga ketika musik tiup ini diakui oleh Muri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.