Kompas.com - 30/09/2015, 17:03 WIB
Pekerja memilah biji kopi produksi dari kebun di Vila MesaStila, Magelang, Jawa Tengah, Senin (13/10/2014). Vila MesaStila dahulu merupakan rumah pemilik kebun kopi asal Belanda, Gustav Van Der Swan tahun 1928 dan pernah berpindah kepemilikan pada HOS Cokroaminoto. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pekerja memilah biji kopi produksi dari kebun di Vila MesaStila, Magelang, Jawa Tengah, Senin (13/10/2014). Vila MesaStila dahulu merupakan rumah pemilik kebun kopi asal Belanda, Gustav Van Der Swan tahun 1928 dan pernah berpindah kepemilikan pada HOS Cokroaminoto.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Wisata kopi di Indonesia dalam bentuk paket wisata perlu ditingkatkan untuk menarik kunjungan wisatawan. Hal tersebut ditengarai potensi wisata kopi Indonesia yang besar.

"Wisata kopi sudah dilirik (wisatawan) tapi perlu ditingkatkan lagi. Belum ada paket wisata yang khusus (wisata kopi)," kata Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Syaffruddin saat dihubungi KompasTravel di Jakarta, Selasa (29/9/2015) sore.

Ia mengatakan Indonesia merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di dunia dengan kebun kopi yang tersebar di penjuru nusantara. Syaffruddin mengatakan wisatawan dapat belajar tentang kopi-kopi Indonesia melalui paket-paket wisata kopi.

"Wisatawan bisa melihat proses penanaman kopi, berinteraksi dengan petani, dan melihat produksi kopi hingga siap diminum," katanya.

Ia mengatakan Indonesia memiliki sederet destinasi wisata kopi yang menarik untuk dikunjungi seperti Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Flores, dan Sulawesi Selatan.

"Dengan adanya paket wisata, ekonomi masyarakat pun khususnya petani dapat naik," harap Syaffrudin.

Marketing Manager PT Taman Delta Indonesia, Moelyono Soesilo menuturkan secara geografis Indonesia sudah cocok untuk wisata kopi. Indonesia, lanjut dia, juga memiliki masa panen kopi yang ada setiap tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Industri pariwisata kopi belum optimal. Saya lihat belum lihat ada paket yang menyediakan wisata kopi," ujarnya.

Ia membandingkan dengan negara Australia yang memiliki paket wisata kopi yang bertujuan mengedukasi para wisatawan. Moelyono menyebutkan ada sebuah restoran yang menyajikan pengalaman kepada wisatawan menjelajah di kebun kopi.

"Pastinya saya lupa di mana. Tapi di sana pengunjung bisa mencoba menanam kopi, memetik kopi, dan melihat produksi," kata Moelyono.

Sementara Direktur Industri Minuman dan Tembakau, Faiz Achmad mengatakan dengan kondisi geografis dan persebaran kebun kopi, paket wisata kopi Indonesia memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan. Dengan begitu, lanjut dia dampak secara ekonomi dan pariwisata juga dapat terasa.

"Ini juga peluang untuk mengangkat nama kopi Indonesia (di dunia)," ungkapnya kepada KompasTravel, Selasa (29/9/2015) sore.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.