Kompas.com - 01/10/2015, 08:18 WIB
Wisatawan asing tengah melihat secara dekat bintang luwak yang dipelihara di dalam kebun di Yoga Coffee and Luwak Garden di Mengwi, Bali. EKA JUNI ARTAWANWisatawan asing tengah melihat secara dekat bintang luwak yang dipelihara di dalam kebun di Yoga Coffee and Luwak Garden di Mengwi, Bali.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Para pelaku wisata bisnis kopi diakui menyumbangkan devisa yang besar untuk Indonesia. Bahkan jumlah uang yang dikeluarkan ketika melakukan wisata bisnis di Indonesia melampaui target minimal Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Besar (pengeluaran). Mereka (pelaku wisata bisnis) dari luar negeri kalau mau beli kopi di Indonesia bisa mengeluarkan 2.000-3.000 dollar," kata Manager Marketing PT Taman Delta Indonesia, Moelyono Soesilo kepada KompasTravel usai acara "International Coffee Day: Expresso Yourself" di @America, Pacific Place Mall Lantai 3 Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (29/9/2015) malam.

Ia mengatakan para pelaku wisata bisnis kopi ketika berkunjung ke Indonesia dapat menghabiskan waktu selama 5-7 hari. Kegiatan yang dilakukan para pelaku wisata bisnis kopi, lanjut Moelyono, seperti peninjauan kebun kopi, melihat pemrosesan kopi, dan kegiatan untuk menentukan kualitas kopi sebelum membeli kopi dalam jumlah besar.

"Uang itu per orang yang dikeluarkan rata-rata untuk biaya penginapan, tour dan travel termasuk transportasi juga selama di Indonesia," lanjut Moelyono.

Ia menceritakan pengalaman ketika membawa rombongan wisata bisnis kopi sebanyak 40 orang untuk berkeliling melihat kebun kopi di Indonesia. Rombongan tersebut terdiri dari pengusaha, pembeli kopi, dan wisatawan biasa. "Pernah waktu itu ke Temanggung dan daerah penghasil kopi lain. Biasanya malah mereka nambah (wisata) ke Flores, Yogyakarta, atau ke Bali," ujarnya.

EKA JUNI ARTAWAN Produk kopi luwak buat oleh–oleh di Yoga Coffee and Luwak Garden di Mengwi, Bali. Berat tiap kemasannya mulai dari 100 gram sampai 200 gram.
Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, Syaffruddin juga menambahkan wisata bisnis kopi adalah satu hal yang potensial. Ia mencontohkan dalam wisata bisnis kopi, calon pembeli akan diajak ke kebun terutama pada saat musim panen. "Biasanya pembeli dari Jepang dan Korea. Waktunya 3-10 hari berkeliling Sumatera dan Jawa Timur," kata Syaffrudin.

Seperti diketahui, Menpar Arief Yahya mengatakan biaya wisatawan mancanegara ketika melakukan liburan ke Indonesia adalah 1.000 dollar AS per orang. Hal tersebut merupakan target minimal yang digenjot dalam rangka meningkatkan pemasukan devisa dari sektor pariwisata.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.