Kompas.com - 01/10/2015, 12:06 WIB
EditorI Made Asdhiana
MAGELANG, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Kota Magelang, Heri Nugroho mengatakan kegiatan "Tidar Travel Mart" sebagai ajang pertemuan penjual dan pembeli di bidang pariwisata bakal diadakan di Kota Magelang untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.

Heri di Magelang, Rabu (30/9/2015), mengatakan kegiatan "Tidar Travel Mart" (TTM) bakal berlangsung di Hotel Atria Magelang pada 24-25 Oktober 2015.

"Kami perlu menyampaikannya dari awal untuk menarik minat penjual dan pembeli agar terlibat. TTM itu ibaratnya pasar bagi pelaku bisnis pariwisata, di mana ada penjual dan pembeli yang langsung bertatap muka," ujar pemilik Dimensi Tour Magelang ini.

Ia mengatakan TTM lahir dari keinginan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Magelang, khususnya wilayah Kota Magelang. Pihaknya sangat mendorong pelaku wisata di dalam kota untuk ikut sebagai penjual.

Dokumentasi Progo Rafting Magelang Wisata arung jeram di Kali Progo, Magelang, Jawa Tengah.
Menurut Heri, kegiatan ini merupakan kesempatan promosi produk wisata ke pembeli dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Banjarmasin, dan daerah lain di luar Pulau Jawa.

"Jangan mau kalah dari 'seller' luar Magelang yang sudah sangat antusias ikut kegiatan ini," ucapnya.

Diakui Heri TTM memang tidak sebesar Borobudur Travel Mart (BTM), tetapi bakal mampu memberi pengaruh besar bagi pariwisata lokal Magelang. Apalagi, masih banyak potensi pariwisata lain selain Candi Borobudur yang layak dipromosikan.

"Target seller sekitar 50 peserta, terdiri dari hotel, restoran, obyek wisata, toko oleh-oleh, rafting, dan lainnya. Target buyer sekitar 100 peserta. Sejauh ini, seller dari dalam kota belum terlihat gairahnya dibanding dari luar kota, seperti Semarang dan Yogyakarta," imbuhnya.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Eko Pramono, karyawan Google Street View, menggendong alat Street View Trekker yang digunakan untuk mengambil imaji panorama dengan sudut 360 derajat di Candi Borobudur, Jawa Tengah, Minggu (27/9/2015). Alat berupa kamera dengan 15 lensa itu memungkinkan pengambilan gambar 360 derajat di jalur yang dilewati pengguna alat itu.
Ia menuturkan selama dua hari para buyer mengikuti kegiatan utama "travel mart" dan "table top". Kemudian mereka diajak keliling tempat wisata di Kota Magelang, seperti Gunung Tidar, museum, kota tua, dan rafting atau arung jeram.

"Kami berharap buyer mendapat kesan positif. Target utamanya, mereka sekaligus membeli paket wisata yang ditawarkan seller atau baru sekadar mencatat paket mana saja yang potensial. Selanjutnya, mereka akan membawa wisatawan berkunjung ke Magelang," tambah Heri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.