Kompas.com - 02/10/2015, 12:41 WIB
Turis dari kapal pesiar Noble Caledonia yang lego jangkar di lepas Pantai Ulee Lheue mengunjungi Museum Tsunami, Banda Aceh, Kamis (6/2/2014). Sebanyak 120 turis dari kapal tersebut melakukan city tour mengunjungi sejumlah situs sejarah dan tsunami di Kota Banda Aceh selama enam jam. Tahun 2013 hingga Februari 2014 tercatat 16 kapal pesiar singgah di perairan Aceh dengan kapasitas 120 hingga 500 penumpang. SERAMBI/M ANSHARTuris dari kapal pesiar Noble Caledonia yang lego jangkar di lepas Pantai Ulee Lheue mengunjungi Museum Tsunami, Banda Aceh, Kamis (6/2/2014). Sebanyak 120 turis dari kapal tersebut melakukan city tour mengunjungi sejumlah situs sejarah dan tsunami di Kota Banda Aceh selama enam jam. Tahun 2013 hingga Februari 2014 tercatat 16 kapal pesiar singgah di perairan Aceh dengan kapasitas 120 hingga 500 penumpang.
EditorI Made Asdhiana
BANDA ACEH, KOMPAS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh terus berupaya mengoptimalkan promosi wisata di berbagai sektor dari provinsi itu dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

"Peningkatan promosi dan pemasaran ke berbagai mancanegara terhadap berbagai sektor wisata di Aceh akan menjadi salah satu pendongkrak jumlah pelancong mancanegara datang ke Aceh," kata Kadisbudpar Aceh, Reza Pahlevi di Banda Aceh, Kamis (1/10/2015).

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela forum konsolidasi dan koordinasi pemasaran pariwisata mancanegara yang diselanggarakan Kementerian Pariwisata RI di Banda Aceh.

Reza menjelaskan selain peningkatan promosi, pihaknya juga terus memperluas jaringan pemasaran mancanegara sehingga jumlah tamu asing yang datang akan lebih banyak di masa mendatang.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pesawat ATR 72-600 Garuda Indonesia tiba di Bandara Maimun Saleh, Sabang, Aceh, Jumat (6/2/2015), setelah terbang dari Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara. Garuda melayani penerbangan Medan-Sabang tiga kali seminggu yakni hari Rabu, Jumat dan Minggu.
Disbudpar Aceh juga terus berupaya memfasilitasi industri pariwisata untuk mempunyai koneksi yang luas dan memiliki hubungan kerja sama dengan travel dari Negara lain.

"Artinya, dengan hubungan yang dimiliki dengan travel dari Negara lainnya maka akan memudahkan pemasaran dan menjangkau seluruh target wisatawan dari berbagai Negara," kata Reza.

Dalam mempromosikan wisata Aceh, lanjut Reza, pihaknya juga mengoptimalkan kemitraan dengan para komunitas dan juga media. "Aceh memiliki sebanyak 800 lebih potensi obyek wisata yang perlu terus dikembangkan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir sebagai narasumber Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Giri Adnyani dan Direktur UKM Center Unsyiah Dr Iskandar Madjid.

KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQ Wisatawan dari Kanada hendak berselancar di pantai barat, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Aceh, Jumat (13/4/2012). Selain berselancar, wisatawan ini juga dapat menikmati laut lepas Simeulue dengan menyelam.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Giri Adnyani mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus beupaya mempromosikan wisata ke mancenegara.

Kemenpar meminta pelaku wisata di setiap daerah bersama pemerintah setempat memberikan data sektor wisata yang layak dijual untuk wisatawan mancanegara dan wisatawan nasional dan masyarakat lokal sendiri.

"Wisata itu bukan hanya dari sektor pantai tetapi juga bidang kerajinan dan produk usaha yang dapat mempromosikan daerahnya. Pariwisata iitu sifatnya luas, bukan hanya dari alam laut tetapi juga situs-situs sejarah dan kuliner serta keterampilan masyarakat lokal," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.