Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 06/10/2015, 15:31 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

CILACAP, KOMPAS.com — Prosesi sedekah laut yang menjadi agenda wisata tahunan diharapkan menarik minat wisatawan untuk berwisata di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Cilacap Marsono.

"Tahun ini, prosesi sedekah laut akan digelar pada hari Jumat Kliwon, tanggal 23 Oktober 2015. Kami harapkan banyak wisatawan yang datang untuk menyaksikan agenda wisata tahunan itu," katanya di Cilacap, Jawa Tengah, Senin (5/10/2015).

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya menggandeng sejumlah biro perjalanan wisata untuk membawa wisatawan ke Cilacap saat prosesi sedekah laut tersebut digelar. Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa rangkaian prosesi sedekah laut tahun 2015 tidak mengalami perubahan.

"Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, penyerahan jolen (tempat sesaji) tunggul dilakukan di Pendapa Wijayakusuma oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang memerankan sosok Adipati Cakrawerdaya III (Bupati Cilacap ke-3). Jolen tunggul tersebut selanjutnya dikirab bersama jolen-jolen dari delapan rukun nelayan ke Pantai Teluk Penyu untuk dibawa ke tempat pelarungan di pantai selatan Pulau Nusakambangan," katanya.

Menurut dia, rute kirab sedekah laut itu tetap melalui Jalan Ahmad Yani dan Jalan dr Wahidin sebelum menuju Pantai Teluk Penyu. Ia mengatakan bahwa sebelum kirab, tirakatan akan diadakan pada Kamis (22/10/2015) malam di Pendapa Wijayakusuma.

"Acara tersebut juga diisi dengan pemberian bantuan untuk nelayan," katanya.

Kegiatan sedekah laut merupakan tradisi tahunan yang sudah berlangsung sejak zaman pemerintahan Adipati Cakrawerdaya III pada tahun 1817. Akan tetapi, tradisi tersebut sempat terhenti dan dihidupkan kembali semasa Bupati Poedjono Pranjoto pada tahun 1982 hingga saat ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+