Kompas.com - 08/10/2015, 17:31 WIB
Senja di Raja Ampat. KOMPAS TVSenja di Raja Ampat.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Raja Ampat, Yusdi N. Lamatenggo berencana membangun dermaga marina baru di Raja Ampat, Papua Barat. Dengan kehadiran dermaga marina, diharapkan Raja Ampat dapat menjadi destinasi wisata kapal pesiar.

"Kita mau dorong pembangunan dermaga marina untuk yacht di Kabui. Sementara kita baru punya marina mini yang bisa menampung 16 kapal yacht," kata Yusdi kepada KompasTravel usai acara jumpa pers "Festival Bahari Raja Ampat" di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (7/10/2015) malam.

Dengan pembangunan dermaga di Teluk Kabui tersebut, Yusdi mengatakan kapasitas dermaga dapat menampung hingga 100 yacht. Jika pembangunan dermaga marina di Teluk Kabui terealisasi, lanjut Yasdi, dapat menjawab kebutuhan wisata marina.

"Untuk luas belum dihitung, kalau yang di Waisai luasnya satu hektar. Tinggal cari investor yang mau. Nilai investasinya 200 miliar," ujar Yusdi.

Sementara dermaga marina mini tersebut terletak di Waisai. Pada tahun ini, Yusdi menjelaskan hal yang dapat dilakukan adalah menambah fasilitas-fasilitas di dermaga seperti air, AC, dan juga cafe.

Berdasarkan data jumlah kunjungan wisatawan Disbudpar Raja Ampat, sebanyak 12.000 orang mengunjungi Raja Ampat pada bulan Oktober, wisatawan yang mendominasi adalah dari Eropa dan Amerika. Saat berwisata, Yusdi menambahkan wisatawan akan tinggal selama 10 hari untuk untuk melakukan aktivitas menyelam (diving).

Bupati Kabupaten Raja Ampat, Marcus Wanma saat jumpa pers mengatakan bahwa grafik kunjungan wisman sejak tahun 2007 hingga 2014 terus mengalami peningkatan. Pada awal pengembangan Raja Ampat tahun 2007, ia mengatakan jumlah kunjungan wisman sebanyak 1.118 orang dan pada tahun 2014 sebanyak 12.296 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Festival Bahari Raja Ampat 2015 akan digelar di kawasan Pantai Waisai Tercinta (WTC), Raja Ampat, Papua Barat. Festival ini akan diadakan pada tanggal 18-21 Oktober 2015 dan memiliki tagline "Indahnya Raja Ampat, Indahnya Indonesiaku". Festival ini diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan, baik mancanegara dan nusantara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.