Kompas.com - 11/10/2015, 12:28 WIB
Wisatawan mancanegara mengikuti acara makan bersama pekande-kandea di Keraton Buton, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, akhir Mei 2015. Dalam tradisi makan khas suku Buton ini, para tamu disuapi oleh gadis-gadis yang belum menikah sambil berpantun. KOMPAS/SUSI IVVATYWisatawan mancanegara mengikuti acara makan bersama pekande-kandea di Keraton Buton, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, akhir Mei 2015. Dalam tradisi makan khas suku Buton ini, para tamu disuapi oleh gadis-gadis yang belum menikah sambil berpantun.
EditorI Made Asdhiana
KENDARI, KOMPAS.com - Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, menggali kearifan lokal untuk mengembangkan pariwisata budaya di kabupaten tersebut.

"Saat ini kami sedang mempromosikan tarian 'Kamomose', tradisi mencari jodoh bagi kaum muda mudi di Buton Tengah masa lampau," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Buton Tengah, Lukman, di Kendari, Sabtu (10/10/2015).

Menurut dia, 'komomose' dalam bahasa masyarakat setempat berasal dari kata 'komomo' dan 'poose ose'. 'Komomo' mengandung makna bunga yang sedang kuncup atau hampir mekar, sedangkan 'poose-ose' artinya berjejer secara teratur.

"Jadi, tarian 'komomose' adalah sebuah tarian tradisi di mana anak-anak gadis yang memasuki usia remaja duduk berjejer secara teratur lalu datang anak-anak muda laki-laki memandang dan memperhatikan gadis-gadis yang duduk berjejer tersebut," katanya.

Jika anak muda lelaki tertarik pada salah satu gadis yang duduk di arena tersebut, maka si pemuda akan mengisi baki yang disiapkan di depan si gadis kacang goreng. Namun, lanjut Lukman, jika ada di antara para pemuda yang tidak tertarik pada semua gadis berjejer, boleh tidak mengisi baki gadis siapa pun di dalam ajang tersebut.

"Biasanya, lelaki yang mengisi kacang goreng pada baki salah satu gadis, keluarga akan segera berkomunikasi dengan keluarga si gadis untuk melangsung pelamaran, selanjutnya ke pernikahan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.