"Paras Gempal" Tampil Elegan di Banyuwangi Batik Festival 2015

Kompas.com - 11/10/2015, 19:53 WIB
Putri Indonesia Anindya Kusuma Puteri bersama desainer nasional Priscilla Saputro saat tampil di Banyuwangi Batik Festival 2015 di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2015) malam. KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATIPutri Indonesia Anindya Kusuma Puteri bersama desainer nasional Priscilla Saputro saat tampil di Banyuwangi Batik Festival 2015 di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2015) malam.
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Motif "Paras Gempal" tampil elegan di Banyuwangi Batik Festival 2015yang digelar  di Taman Blambangan, Sabtu malam (10/10/2015). Puluhan karya busana batik tersebut ditampilkan menawan oleh pelaku industri kecil menengah (IKM), desainer lokal maupun desainer nasional.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong yang hadir dalam acara tersebut mengatakan batik bukan hanya sekadar kain tapi mencerminkan kepribadian dan budaya bangsa. Batik juga telah menjadi salah satu identitas warga Indonesia di mancanegara. "Mengangkat eksistensi batik merupakan pekerjaan yang merepresentasikan budaya dan karakter bangsa," kata Thomas Lembong.

Tampil juga koleksi desainer daerah Anita Yuni yang secara khusus menampilkan koleksi busanya menggunakan batik motif Paras Gempal dengan tema Imaginary Angels Sritanjung Soul. Selain itu, Irma Lumiga desainer asli Banyuwangi yang sukses di Bali menyuguhkan 26 koleksi busana batik Paras Gempal bertema Gemah Ripah. Dengan nuansa hitam putih Irma mampu menyuguhkan desain yang cantik dan elegan.

Desainer nasional lain yang tampil adalah Priscilla Saputro yang menampilkan koleksi dengan tema Dramatic Carnival Off Beat sebanyak 60 busana batik didesain dengan cita rasa internasional. Salah satu koleksi Priscilla dibawakan oleh Putri Indonesia Anindya Kusuma Puteri bersama Puteri Indonesia 3 yang juga Puteri Pariwisata Gresya Amanda dan Putri Indonesia 4 Laras Maranatha.

“Warna-warna batik yang cerah ini sangat cocok dengan budaya pop yang segmennya anak muda. Inilah batik yang saat ini sedang kita kembangkan karena saat ini pasar batik dengan segmen anak muda sedang meningkat,” kata Priscilla di Taman Blambangan kepada KompasTravel.

"Batik Banywuangi akan saya tampilkan secara khusus di IFW. Cutting dan pemilihan warnanya akan saya buat dengan cita rasa internasional. Kami ingin membawa batik Banyuwangi untuk dunia,” pungkas Priscilla.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X