Kompas.com - 13/10/2015, 14:19 WIB
Seorang penari  dari Sekaa Satya Kanthy, Desa Tegal, Kabupaten Bangli, Bali,  mengajak penonton menari pada pementasan kesenian joged bumbung, di panggung Pesta Kesenian Bali  XXXVI,  Taman Budaya, Denpasar, Senin (7/7/2014). KOMPAS/AYU SULISTYOWATISeorang penari dari Sekaa Satya Kanthy, Desa Tegal, Kabupaten Bangli, Bali, mengajak penonton menari pada pementasan kesenian joged bumbung, di panggung Pesta Kesenian Bali XXXVI, Taman Budaya, Denpasar, Senin (7/7/2014).
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali mengharapkan berbagai festival pariwisata yang dilaksanakan di Pulau Dewata untuk menjaring kunjungan wisatawan tidak tumpang tindih.

"Kami melihat, meskipun sudah ada usaha untuk mensinkronkan berbagai macam festival pariwisata, tetapi masih ada yang berjalan sendiri-sendiri dan bahkan tidak tepat sasaran," kata Ketua BPPD Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, di Denpasar, Selasa (13/10/2015).

Menurut dia, secara umum penyelenggara berbagai festival kepariwisataan di Bali ada tiga jenis yakni ada yang diselenggarakan pemerintah, kalangan swasta (asosiasi), dan masyarakat (komunitas).

"Sejauh ini, masih ada festival satu dengan yang lainnya belum menunjukkan keunikan masing-masing dan juga pengalokasiannya belum tepat sasaran. Inilah yang kelihatannya tumpang tindih," ucapnya.

TRIBUN BALI/ANDRIANSYAH Para penari di Pesta Kesenian Bali 2014.
Di sisi lain, pria yang akrab dipanggil Cok Ace itu berpandangan ada festival yang justru memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata tetapi belum mendapat perhatian yang maksimal dari pemerintah.

"Kami kira jika setiap festival atau event pariwisata dapat menunjukkan karakter sendiri-sendiri, misalnya tidak hanya menampilkan seni baleganjur saja antara kabupaten satu dengan yang lainnya, itu sangat baik supaya tidak ada tumpang tindih," ujarnya.

Di tengah berbagai permasalahan yang ada, Cok Ace berkeyakinan dengan penyelenggaraan berbagai festival tersebut penting untuk menunjukkan pada wisatawan bahwa masyarakat Bali masih tetap berkarya, kreatif, aman, serta layak dikunjungi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mantan Bupati Gianyar itu juga mengharapkan supaya pemerintah dapat memberikan insentif atau rangsangan pembiayaan kepada pihak swasta maupun masyarakat dalam penyelenggaraan berbagai festival pariwisata di Bali.

KOMPAS.com/SRI LESTARI Parade Beleganjur atau gamelan khas Bali di acara Pembukaan Nusa Dua Fiesta 2015 di Pulau Peninsula, Kawasan BTDC Nusa Dua, Bali, Jumat (9/10/2015). Nusa Dua Fiesta berlangsung 9-13 Oktober 2015.
Sebelumnya Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengumpulkan para pemangku kepentingan pariwisata di daerah itu untuk membahas perjuangan Bali dalam memperoleh tambahan dana promosi dari Kementerian Pariwisata.

Menurut dia, jika berhasil, penambahan alokasi dana itu nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan festival pariwisata di Pulau Dewata.

"Ini harus dikawal betul, memang nanti tidak sepenuhnya bisa dibiayai pusat, tetapi paling tidak sudah ada bantuan pembiayaan," ucap Sudikerta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Rute ke Candi Sukuh, Sekitar 45 dari Pusat Kabupaten Karanganyar

Travel Tips
5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

5 Tips ke Puncak Kuik Ponorogo, Waspada Jalan Menanjak Terjal dan Berkelok

Travel Tips
Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.