Kompas.com - 15/10/2015, 11:39 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Beberapa tahun lalu, rombongan wisatawan mancanegara dari Perancis berkeliling di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur mulai dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat hingga Sikka, ibu kota Kabupaten Maumere.

Saat itu mereka didampingi seorang konsultan pariwisata asal Perancis yang bekerja di Sulawesi Utara. Mereka berkunjung ke Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur.

Saat berwisata ke Kabupaten Manggarai Timur, rombongan itu menginap di Mbolata Cottage. Mereka disambut oleh pemilik Cottage, Fransisco De Rosari Huik.

Malam harinya, rombongan wisatawan Perancis yang pertama kali mengunjungi Pulau Flores disuguhkan dengan berbagai tarian khas Manggarai Timur yang berada di bagian selatan daerah tersebut.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Penunggang kuda berpakaian adat Suku Rongga di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Salah satu suku dari sekian suku di wilayah Manggarai Timur yang unik adalah Suku Rongga. Di suku ini banyak atraksi budaya, ritus-ritus yang masih sangat asli. Bahkan, berbagai jenis tarian masih dilestarikan dalam suku tersebut.

Salah satu tarian dari sekian tarian yang disuguhkan kepada tamu dari Perancis adalah tarian Vera. Sesungguhnya tarian Vera dibawakan upacara-upacara kematian tokoh besar di Suku Rongga. Tidak semua tarian vera diperuntukkan untuk upacara kematian orang Rongga. Sebagian tariannya untuk menjemput tamu dan menghibur tamu saat ritual-ritual adat dilangsungkan di rumah adat maupun di kampung.

Untuk itu saat menyapa rombongan tamu dari Perancis, sekelompok penari, baik laki-laki maupun perempuan membawakan tarian Vera yang menghibur diiringi nyanyi-nyanyian bahasa Rongga.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Penunggang kuda berpakaian adat Suku Rongga di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menjadi daya tarik wisatawan mancanegara.
Sejalan dengan geliatnya pariwisata di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur pada umumnya dan di Manggarai Timur khususnya pasca ditetapkan binatang Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia menggairahkan warga masyarakat di sembilan kabupaten yang diapit oleh Laut Flores dan Laut Sawu ini untuk membangkitkan kembali berbagai atraksi-atraksi budaya, seperti tari-tarian.

Dampak dari Sail Komodo yang digelar September 2013 lalu di Pantai Pende, Manggarai Barat memberikan kegairahan kepada pelaku-pelaku pariwisata di seluruh Pulau Flores. Dan juga warga masyarakat menggali lagi berbagai atraksi-atraksi budaya yang hilang.

Tarian Vera bukan saja ditampilkan pada penyambutan tamu yang berkunjung ke Pantai Mbolata, di Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, tetapi tarian ini selalu tampil dalam berbagai festival budaya di tingkat Kabupaten Manggarai Timur. Bahkan pada upacara-upacara kenegaraan seperti perayaan 17 Agustus, selalu ditampilkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Travel Update
15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Travel Tips
Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.