Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/10/2015, 17:06 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com – Jika Anda berkunjung ke Korea, sempatkanlah menonton pertunjukan "Nanta Cooking Show". Selama kurang lebih 90 menit, perut Anda akan dikocok sejak awal pertunjukkan hingga akhir. Keluar gedung pertunjukan, dijamin hati Anda bakal gembira.

Di kota Seoul, ada tiga gedung pertunjukan Nanta yaitu di Myeongdong, Gangbuk Jeong Dong, dan Gangnam. Satu tempat pertunjukan lain ada di Jeju. Di luar Korea Selatan, Nanta juga ada di Bangkok, Thailand.

Saya menonton Nanta di Myeongdong, salah satu pusat perbelanjaan utama di Seoul. Gedung pertunjukan Nanta berada di tengah-tengah keramaian itu.

Nanta adalah pertunjukan musikal yang menggabungkan antara seni perkusi tradisional Korea (samul nori), teater, dan sedikit sulap. Tema ceritanya sederhana yaitu tentang memasak.

Pelakonnya ada lima: manajer, kepala koki, dua orang koki, dan keponakan manajer yang ikut menjadi koki amatir. Mereka mendapat pesanan menyiapkan masakan untuk sebuah pesta perkawinan.

KOMPAS.COM/HERU MARGIANTO Polah para koki nanta di atas panggung.
Bahasa universal

Sekitar sembilan puluh menit pertunjukan adalah cerita tentang bagaimana kekacauan terjadi di dapur akibat ulah ketiga koki dan satu orang koki amatiran. Tema cerita yang sederhana tersebut disusun sedemikian rupa membuat perut penonton terpingkal-pingkal.

Pertunjukkan itu nyaris tanpa kata-kata. Nanta menggunakan bahasa universal yaitu gerakan non-verbal, mimik, dan musik perkusi yang mereka mainkan dari beragam alat dapur.

Ya, semua alat dapur. Silakan Anda sebut semua peralatan yang ada di dapur. Di tangan empat koki jenaka, beragam alat dapur itu menjadi suguhan musik perkusi yang memikat.

Nanta menyajikan musik perkusi berbalut ritmik musik modern dengan sangat apik. Selain lucu, para pemain Nanta juga menyuguhkan energi musikal yang luar biasa.

Umumnya, para penonton Nanta adalah para turis beragam bangsa. Bahasa non-verbal Nanta mampu menembus keterbatasan bahasa yang selama ini kerap menjadi hambatan antar-bangsa dalam berkomunikasi. Tanpa kata-kata, para penonton tak berhenti tertawa.

Pertunjukan ini juga interaktif. Di tengah cerita, para pemain turun panggung memilih sejumlah penonton untuk naik pentas menjadi bagian dari pertunjukan. Sayang, pengunjung dilarang mengambil foto saat pertunjukan berlangsung.

nanta.i-pmc.co.kr Nanta menyuguhkan atraksi musik perkusi yang penuh energi.
Sejak 1997

Nanta menggelar pertunjukan pertama di Edinburgh Fringe Festival tahun 1997. Saat itu Nanta mendapat penghargaan sebagai pertunjukan terbaik dan menarik perhatian dunia internasional. Pertunjukan itu pun kemudian “diabadikan”.

Pemainnya sudah berganti beberapa generasi. Kini ada 10 tim pemain Nanta.  Mereka ditandai dengan warna, yaitu tim cokelat, putih, hijau, ungu, kuning, hitam, biru, merah, jingga, dan Navy.

Selain membuka gedung teater, para pemain Nanta juga melakukan roadshow keliling dunia.
Nanta sudah keliling ke 285 kota di 48 negara dan menggelar 3,711 pertunjukkan. Pada 2004 Nanta pernah tampil di panggung Broadway, New York.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Travel Tips
Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Travel Tips
Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Asyiknya Olahraga Sambil Nongkrong di Lapangan Sempur Bogor

Travel Promo
Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Wapres Ma’ruf Amin: Wisata Halal Ada di China dan Korea Selatan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+