Pantai Pink di Komodo Jadi Primadona Wisman

Kompas.com - 29/10/2015, 15:25 WIB
Pemandangan Pink Beach di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (30/11/2010). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Pemandangan Pink Beach di kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (30/11/2010).
EditorI Made Asdhiana
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Pantai Pink atau "Pink Beach" di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi primadona baru bagi wisatawan mancanegara (wisman) karena memiliki keistimewaan yang khas dan langka di dunia.

"Saya suka pantai ini, warna pasirnya unik dan saya masih bisa melihat karang-karang beraneka warna," kata seorang wisatawan dari Singapura, Koh Poh Chai saat berlibur di "Pink Beach", kawasan Taman Nasional Komodo, Rabu (28/10/2015).

Menurut pria yang bergelut di dunia pariwisata itu, selain warna pasirnya memikat dan pantainya yang jernih, wisatawan juga bisa melakukan aktivitas wisata air seperti berenang dan snorkeling atau melihat karang laut.

Meski sinar matahari begitu terik, namun air laut di kawasan pantai tersebut terasa dingin sehingga para wisatawan tidak bosan menikmati suasana pantai yang masih "perawan" itu.

Kawasan pantai itu pun masih terjaga keasliannya karena letaknya yang tersembunyi dan tidak ada sarana akomodasi wisata yang dibangun di kawasan pantai dengan bukit savana dan berbatu tersebut.

Pink Beach dapat ditempuh sekitar tiga jam dari Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Wisatawan domestik maupun mancanegara biasanya datang dengan grup atau rombongan menyewa kapal cepat yang biasanya dilakukan setelah mereka mengunjungi hewan purba Komodo di Pulau Komodo.

Harga sewa kapal untuk sekali berlayar bervariasi tergantung ukuran kapal dan jumlah penumpangnya.

"Harganya bervariasi, misalnya untuk kapal motor berukuran sedang dengan penumpang sekitar delapan orang, bisa mencapai Rp 10 juta untuk sekali berlayar," ucap Tahang, nahkoda salah satu kapal motor yang melayani pelayaran kawasan Pulau Komodo.

Selain itu, pantai tersebut juga menjadi rute favorit disinggahi wisman yang mengikuti perjalanan wisata laut keliling Bali-Nusa Tenggara Barat-Nusa Tenggara Timur.

Halaman:


Sumber Antara
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X