Kompas.com - 31/10/2015, 13:03 WIB
Mengamati lumba-lumba di perairan Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (8/8/2015). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAMengamati lumba-lumba di perairan Pulau Kapota, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (8/8/2015).
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Pariwisata Wakatobi di Sulawesi Tenggara dianggap bisa setara dengan Karibia dan Maladewa dari segi segmen wisatawan yang disasar. Atraksi wisata berupa menyelam dan juga kekayaan budaya kerap menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

"Atraksi nature Wakatobi nomor satu di dunia. Culture-nya sangat bagus," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya saat peluncuran "Wakatobi Wave 2015" di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Di kesempatan yang sama Bupati Wakatobi Hugua mengatakan bahwa Wakatobi menargetkan wisatawan yang datang ke daerah tersebut berstatus kelas ekonomi menengah ke atas. Sementara itu, Arief mengatakan sasaran tersebut sama seperti Karibia dan Maladewa yang menyasar target wisatawan kelas menengah ke atas.

"Jadi Wakatobi sudah bagus positioning-nya. Jadi bisa seperti Karibia dan Maladewa. Wisatawan mancanegara high end itu spending uangnya bisa sampai 2000 dolar AS sekali berkunjung," katanya.

Hugua menambahkan jika Wakatobi memiliki luas 1,4 juta hektar dengan 93 persen wilayah laut dan 7 persen wilayah darat. Dengan luas wilayah laut yang mendominasi, menurutnya Wakatobi memiliki potensi bawah laut seperti di Tomia yang dapat menarik kunjungan wisman.

Wakatobi merupakan salah satu dari 18 kabupaten/kota di provinsi Sulawesi Tenggara. Wakatobi merupakan akronim dari nama empat pulau besar dan berpenghuni di Wakatobi meliputi Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.