Kompas.com - 04/11/2015, 19:28 WIB
EditorI Made Asdhiana
PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi menyatakan percepatan investasi sektor pariwisata terkendala ketersediaan listrik yang terbatas.

"Saat ini ada 17 izin pendirian hotel di Pulau Belitung ditunda, karena ketersediaan listrik yang terbatas," kata Rustam Effendi di Pangkal Pinang, Rabu (4/11/2015).

Ia mengatakan ketersediaan listrik yang terbatas ini cukup menyulitkan pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Saat ini persoalan kelistrikan masih belum tuntas, sehingga menghambat pembangunan di daerah ini," katanya.

Untuk itu, menurut Rustam, diharapkan PLN untuk segera mencarikan solusi keterbatasan energi listrik, agar investor mau berinvestasi mengembangkan potensi sumber daya alam, kepariwisataan, jasa dan lainnya di daerah tersebut.

"Kita siap membantu memfasilitasi PLN menyelesaikan persoalan energi listrik ini segera selesai," ujarnya.

Selain itu, lanjut Rustam, pihaknya siap mendampingi PLN menghadap Presiden Joko Widodo, guna mencari solusi masalah kelistrikan di Pulau Bangka dan Belitung.

"Jika ketersediaan listrik ini mencukupi tentu akan mendorong percepatan perekonomian masyarakat dan investor juga berbondong-bondong untuk berinvestasi mengembangkan potensi pariwisata daerah ini," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.