Kompas.com - 07/11/2015, 17:24 WIB
Pengunjung menikmati keelokan Pantai Tiga Warna di Desa Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, September lalu. Pantai Tiga Warna menyuguhkan keelokan alam, berpadu dengan nuansa konservasi mangrove dan wisata petualangan. KOMPAS/DAHLIA IRAWATIPengunjung menikmati keelokan Pantai Tiga Warna di Desa Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, September lalu. Pantai Tiga Warna menyuguhkan keelokan alam, berpadu dengan nuansa konservasi mangrove dan wisata petualangan.
EditorI Made Asdhiana
KEELOKAN pantai selatan Malang Raya memang tiada habisnya. Dari waktu ke waktu selalu ada ”temuan” pantai-pantai baru dengan keelokannya tersendiri. Kali ini, Pantai Tiga Warna di Desa Sendang Biru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi pilihan kami.

Meski belum seterkenal pantai Malang Selatan lainnya, Pantai Tiga Warna sudah mulai ramai diperbincangkan keelokannya. Jarak tempat wisata ini dengan Kota Malang sekitar 100 kilometer.

Untuk menuju Pantai Tiga Warna, pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat ke arah Pantai Sendang Biru. Sebelum tiba di Pantai Sendang Biru, pengunjung harus berbelok ke arah jalur lintas selatan.

Selama perjalanan, tidak ada penunjuk arah yang menunjukkan jalan menuju Pantai Tiga Warna. Yang ada adalah arah menuju Pantai Clungup. Untuk mencapai Pantai Tiga Warna, pengunjung memang harus masuk kawasan konservasi mangrove Clungup terlebih dahulu.

Dari jalur lintas selatan, rute berbelok melewati jalur sempit di antara perumahan warga hingga tiba di tempat parkir mobil. Dari tempat parkir, wisatawan bisa berjalan kaki atau naik ojek dengan harga Rp 5.000 per orang menuju pos masuk. Untuk pengendara roda dua, bisa membawa kendaraannya hingga ke pos masuk.

Di pos masuk, barang bawaan wisatawan yang berpotensi menjadi sampah didata atau didaftar, mulai dari botol air mineral, bungkus makanan, atau tisu. Pengunjung diminta membawa seluruh sampah tersebut kembali usai berwisata.

Sebelum pulang, petugas akan kembali memeriksa sampah sesuai daftar barang tersebut. Aturan itu dibuat agar pengunjung tidak membuang sampah sembarangan. Jika ditemukan barang bawaan dalam daftar barang berkurang, orang tersebut akan didenda Rp 100.000 per item sampah yang hilang. Pengelola kawasan tersebut adalah Yayasan Bhakti Alam, kumpulan warga desa yang berusaha memulihkan hutan gundul di kawasan Desa Sendang Biru.

Setelah pemeriksaan barang beres, pengunjung harus berjalan kaki menuju pantai. Wisatawan akan didampingi pemandu agar tidak tersesat saat menjelajahi kawasan konservasi itu. Di pos masuk itu, setiap orang harus membayar tiket masuk Rp 10.000. Adapun untuk pemandu, rombongan membayar Rp 100.000 per rombongan.

Setelah berjalan menembus kebun mangga, kelapa, dan aneka tanaman keras selama 30 menit, kami tiba di pantai terdekat, yaitu Clungup dan Gatra. Di seberang, di antara tanaman mangrove yang mulai tumbuh, terlihat Pantai Teluk Asmoro dan Pantai Bangsong.

Kami tidak ke Pantai Teluk Asmoro dan Pantai Bangsong karena air laut sedang pasang sehingga tidak mungkin berjalan kaki menyeberangi laut ke sana.

Setelah mengintip keindahan Pantai Clungup dan Gatra, kami meneruskan perjalanan menuju Pantai Tiga Warna. Kali ini melewati tiga pantai lain, yaitu Pantai Savana, Mini, dan Watu Pecah. Jalur naik turun bukit dan terik mentari tidak menyurutkan niat kami menuju Pantai Tiga Warna, yang dikatakan paling indah di antara deretan pantai di sana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Seperti Apa Pesiapan Ngawi Sambut Wisatawan Lokal Saat Libur Lebaran?

Travel Update
Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Tempat Wisata di Luar Lembaga Konservasi Dilarang Sajikan Atraksi Lumba-lumba

Travel Update
5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X