Kompas.com - 11/11/2015, 17:18 WIB
Gunung Raung yang memiliki ketinggian 3.300 mdpl, terlihat memuntahkan material vulkanik, terlihat dari Jember, Jawa Timur, 12 Juli 2015. Letusan Gunun Raung telah mengakibatkan sejumlah bandara lokal di Jawa Timur dan Bandara Ngurah Rai Bali sempat ditutup. AFP PHOTO / STRGunung Raung yang memiliki ketinggian 3.300 mdpl, terlihat memuntahkan material vulkanik, terlihat dari Jember, Jawa Timur, 12 Juli 2015. Letusan Gunun Raung telah mengakibatkan sejumlah bandara lokal di Jawa Timur dan Bandara Ngurah Rai Bali sempat ditutup.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com - Bencana alam yakni letusan Gunung Raung menjadi alasan Kementerian Pariwisatan (Kemenpar) turunkan target jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2015. Sebelumnya, target kunjungan wisman Kementerian Pariwisata pada tahun 2015 yakni 12 juta dan turun menjadi 10 juta orang.

"Target 12 juta (wisman) itu target optimis. Memang terjadi karena letusan gunung," kata Assisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Ratna Suranti dalam Diskusi Strategis "Satu Tahun Wonderful Indonesia-Pesona Indonesia & Tantangan" di Philip Kotler Theatre, MarkPlus Main Kampus, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Dengan kejadian bencana alam letusan gunung tersebut, lanjutnya, berpengaruh pada penurunan kunjungan wisatawan mancanegara karena penutupan bandara dan pembatalan penerbangan. Ia mengatakan jumlah wisman yang hilang akibat bencana tersebut berasal dari Bali.

"Pariwisata yang hilang dari Bali. Sekian penerbangan tidak jadi berangkat," jelasnya.

AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA Para penumpang menumpuk di terminal penumpang Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, menunggu informasi penerbangan yang tertunda akibat letusan Gunung Raung di Jawa Timur, 10 Juli 2015.
Dengan evaluasi keadaan tersebut, Ratna mengatakan pihak Kemenpar kemudian mengambil target kunjungan wisman semula yaitu sebesar 10 juta orang. Ia menyebutkan ketika itu kunjungan wisatawan Australia dan Eropa ke Bali terus turun.

"Yang kami belum bisa hindari adalah alam. Kita bikin crisis center untuk antisipasi (bencana alam)," tambahnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Jefri Riwu Kore menambahkan penurunan jumlah kunjungan wisman tersebut telah dikomunikasikan dengan para anggota dewan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Ia mengatakan Arief telah mengatakan kemungkinan penurunan jumlah wisman.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata, Arief Yahya pada Maret 2015 lalu menargetkan angka kunjungan wisman pada tahun 2015 adalah 12 juta wisman. Saat itu, ia mengatakan target tersebut cukup tinggi tetapi tak mustahil untuk diraih.

Penutupan Bandara Ngurah Rai selama empat hari pada pertengahan Juli 2015 atau sebelum Lebaran akibat erupsi Gunung Raung, berimbas pada pembatalan 74 ribu wisman yang rencananya akan melakukan kunjungan ke Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jajan di Toko Serba Ada Ini Harus Memanjat 120 Meter, Mau Coba?

Jalan Jalan
Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Aturan Perjalanan Diperlonggar, Ini PR Pemerintah untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Sandiaga Sebut Pariwisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren pada Era Endemi

Jalan Jalan
Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Pelaku Perjalanan Luar Negeri Sudah Tak Perlu Tes, Ini Syaratnya

Travel Update
Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Festival Olahraga Berskala Internasional Bakal Digelar di Sejumlah Destinasi

Travel Update
Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Libur Panjang Waisak 2022, Angkasa Pura I Layani 651.000 Penumpang

Travel Update
Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Jepang Akan Terima Turis Asing dari 4 Negara dalam Grup Wisata

Travel Update
Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat per 18 Mei, Tak Wajib Antigen jika Vaksin 2 Kali

Travel Update
Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Menparekraf: Waisak Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Borobudur

Travel Update
Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Syarat Naik Kereta Api per 18 Mei, Vaksin 2 Kali Tak Perlu Tes PCR

Travel Update
Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Markedila Cafe, Tempat Nongkrong dengan Panorama Lembah di NTT

Jalan Jalan
Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Rute dan Tips Wisata ke Danau Ronggojalu Probolinggo

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.