Membajak Sawah Hingga Memasak, Pilihan Wisata Tradisional di Tabanan

Kompas.com - 12/11/2015, 14:02 WIB
Sebuah arsitektur rumah yang berdiri di Rumah Desa, Banjar Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (7/11/2015). KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoSebuah arsitektur rumah yang berdiri di Rumah Desa, Banjar Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (7/11/2015).
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

TABANAN, KOMPAS.com - Jika pelesiran ke Pulau Dewata, cobalah keluar dari sentra wisata mainstream Bali seperti Kuta. Arahkan kendaraan Anda menuju Tabanan untuk menikmati pesona alam Bali yang alami dengan mencoba atraksi wisata tradisional.

Di sebuah kecamatan di Kabupaten Tabanan, terdapat beberapa atraksi wisata yang dapat dicoba oleh para wisatawan seperti mencoba merasakan membajak sawah, menanam padi, trekking di alam, memasak masakan tradisional Bali, hingga menginap di penginapan dengan nuansa Bali.

Jauh dari keramaian kota, Anda dapat merasakan liburan di tengah suasana Bali yang sunyi. Salah satu tempat yang menyediakan atraksi tersebut adalah Rumah Desa. Obyek wisata tersebut menawarkan atraksi wisata yang berbeda dengan di Kuta yakni pantai. Rumah Desa berada di Banjar Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

"Tabanan ini adalah pengembangan destinasi baru. Kita membangun sebuah konsep dari rumah tangga yang mengembangkan desa," kata Marketing Advisor "Rumah Desa", Mendra Astawa kepada KompasTravel di Tabanan, Bali, Sabtu lalu.

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Atraksi wisata membajak sawah dengan menaiki sapi yang ditawarkan oleh Rumah Desa.
Di Rumah Desa, Anda dapat belajar tentang kebudayaan Bali melalui aksara, rumah tinggal, agama, hingga sistem sosial di Bali. Ketika Anda mengunjungi Rumah Desa, Anda akan diajak trekking melewati kebun-kebun keluarga, menuruni lembah, menyusuri sungai, bersepeda melewati desa-desa, dan juga berinteraksi dengan petani lewat belajar membajak dan menanam padi.

"Konsep awalnya (Rumah Desa) menjaga tradisi Bali yang mulai tergerus tradisi modern. Jadi kita coba menawarkan pengalaman baru terhadap wisatawan," lanjutnya.

Untuk pilihan-pilihan harga yang ditawarkan, terdapat beberapa paket yang ditawarkan untuk para wisatawan misalnya paket sehari, menginap, perayaan, dan juga paket sehari khusus. Untuk paket tur sehari, wisatawan cukup membayar Rp 450.000 yang termasuk transportasi penjemputan dari hotel, makan siang, coffee break, melihat aktivitas pembuatan canang (wadah sesajen upacara umat hindu), boreh (ramuan obat Bali), welcome drink, dan aktivitas di sawah.

Jika ingin menginap, Anda juga dapat menikmati sensasi tidur di rumah dengan suasana tradisional Bali. Harga yang ditawarkan untuk para wisatawan yakni Rp 800.000 yang termasuk makan pagi, siang, dan malam, kelas memasak, dan aktivitas seperti tur sehari.

Rumah Desa terletak di Banjar Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali sekitar 45 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Rumah Desa mulai dikembangkan pada tahun 2011 dan ramai dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X