Kompas.com - 19/11/2015, 08:00 WIB
 Sinar matahari menggurat jingga mewarnai langit Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/11/2015). Foto ini diambil dari Paradise Bar di Jalan Binongko, Kampung Ujung, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pemandangan yang dapat dilihat adalah aktitivitas di Pelabuhan Bajo dan gugusan pulau. Kompas.com/Wahyu Adityo Prodjo Sinar matahari menggurat jingga mewarnai langit Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/11/2015). Foto ini diambil dari Paradise Bar di Jalan Binongko, Kampung Ujung, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pemandangan yang dapat dilihat adalah aktitivitas di Pelabuhan Bajo dan gugusan pulau.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Jika ingin menikmati momen-momen matahari tenggelam di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, cobalah beranjak ke kafe yang berada di salah satu bukit di dekat Pelabuhan Labuan Bajo. Kafe tersebut bernama Paradise Bar.

Berada di sisi atas tebing dan langsung menghadap laut, wisatawan dapat melihat hamparan pulau-pulau kecil di sekitar kota paling timur di Nusa Tenggara Barat. Pemandangan lain yang dapat terlihat adalah kapal-kapal maupun perahu yang beraktivitas di pelabuhan.

Salah satu bartender Paradise Bar, Patricius Hardi (28) mengatakan jika di tempat ia bekerja menjadi salah satu titik favorit untuk menikmati matahari terbenam. Menurut laki-laki yang akrab disapa Rino ini, Paradise Bar adalah tempat wajib bagi para wisatawan untuk datang menikmati tenggelamnya sang surya.

"Kalau ke Labuan Bajo tidak ke Paradise Bar rasanya kurang lengkap," tutur Rino kepada KompasTravel di Paradise Bar, Rabu (18/11/2015) sore.

Ia bercerita jika para wisatawan mancanegara maupun domestik sering mampir untuk menunggu matahari terbenam sambil menikmati sajian di bar tersebut. Bar tersebut, menurut Rino, telah berdiri sejak 11 tahun yang lalu.

"Di sini bisa terlihat Pulau Bajo, Pulau Monyet, Pulau Bidadari, Pulau Kelor, Pulau Rinca, Pulau Kelelawar, dan gugusan pulau kecil lain," tambahnya.

Sambil menunggu matahari terbenam, pengunjung juga dapat menikmati aneka makanan yang disajikan seperti olahan ayam, ikan, dan cumi. Harga yang ditawarkan berkisar dari harga Rp 50.000 hingga Rp 60.000. Untuk teman menyantap ikan, cumi, dan ayam, terdapat pilihan nasi dan kentang.

Paradise Bar berlokasi di Jalan Binongko, Kelurahan Kampung Ujung, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Dari Bandara Komodo, Paradise Bar terletak sejauh tiga-empat kilometer. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan berupa ojek motor atau menyewa mobil jika ingin menuju Paradise Bar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.