Kompas.com - 20/11/2015, 09:28 WIB
Ratusan penari menampilkan Tor-Tor Cawan pada pembukaan Festival Danau Toba, di Kabupaten Samosir, Sumut, Minggu (8/9/2014). TRIBUN MEDAN / RISKI CAHYADIRatusan penari menampilkan Tor-Tor Cawan pada pembukaan Festival Danau Toba, di Kabupaten Samosir, Sumut, Minggu (8/9/2014).
EditorNi Luh Made Pertiwi F

BRASTAGI, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengakui jika penyelenggaraan Festival Danau Toba 2015 di Kabupaten Karo kurang mendapatkan promosi.

"Setuju banget kalau dibilang promosinya kurang," kata Arief usai membuka Festival Danau Toba 2015 yang dipusatkan di kawasan Pasar Buah Brastagi, Karo, Kamis (19/11/2015).

Meski mengakui promosi yang kurang, tetapi Arief enggan menyebutkan jika penyelenggaraan Festival Danau Toba 2015 terkesan dipaksakan.

Untuk itu, Menpar mengharapkan seluruh elemen masyarakat Sumut dapat mengambil sisi positif dari kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan potensi kepariwisataan di Sumut tersebut.

"Saya tidak akan menjawab lagi pertanyaan 'memaksakan-memaksakan' itu. Ambil yang positifnya, jangan yang negatif, capek kita," katanya.

Menpar juga menolak anggapan jika penyelenggaraan Festival Danau Toba tersebut bentuk dari sikap tidak berempati pada masyarakat Karo yang sedang menghadapi musibah erupsi Gunung Sinabung.

Secara pribadi, kata Menpar, pihaknya berempati dan sangat memahami kondisi masyarakat, serta mengharapkan masyarakat Karo mendapatkan perlindungan, kesehatan, dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun untuk menghadapi masa depan, masyarakat harus "move on". "Untung saja kita laksanakan di sini. Itu sudah bagus," katanya.

Kementerian Pariwisata menetapkan Brastagi, Kabupaten Karo sebagai lokasi penyelenggaraan Festival Danau Toba sesuai usulan Pemprov Sumut.

Pihaknya mengharapkan penyelenggaraan Festival Danau Toba itu menyebabkan adanya penambahan pendapatan daerah yang dapat dimanfaatkan dalam menyejahterakan masyarakat. (Irwan Arfa)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.