Kompas.com - 22/11/2015, 19:34 WIB
EditorI Made Asdhiana
PALEMBANG, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Sungai Musi di Palembang perlu dijadikan obyek wisata unggulan Provinsi Sumatera Selatan karena potensinya cukup besar.

"Bila sungai yang menarik itu dikelola dengan baik maka wisatawan banyak yang berkunjung," kata Arief di Palembang, Jumat (20/11/2015).

Ia mengatakan sungai tersebut harus selalu diawasi dan jangan sampai ada sampah. "Sampah membuat jorok sehingga wisatawan menjadi tidak menarik berkunjung," katanya.

Memang, lanjut Menpar, di sepanjang sungai tersebut banyak terdapat pabrik. Namun, itu tidak masalah karena bila sudah menjadi ikon wisata maka pendapatannya akan lebih besar dari pabrik.

Menpar mengatakan, memang untuk menjadi wisata unggulan maka ada fasilitas yang harus dipenuhi.

Fasilitas yang harus dipenuhi itu di antaranya kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan harus menarik serta memiliki akses untuk menuju ke obyek wisata tersebut.

"Yang jelas bila itu terpenuhi maka wisatawan mancanegara akan banyak berkunjung," ujar dia.

Untuk itu Kemenpar siap membantu termasuk promosi ke luar negeri.

Selain itu, lanjut Arief, Kemenpar juga siap membuka jalur penerbangan langsung dari Palembang ke luar negeri seperti China.

"Bila itu terpenuhi maka ribuan wisatawan mancanegara akan berkunjung ke daerah ini," tambah Menpar yang didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.