Kompas.com - 02/12/2015, 15:09 WIB
Mie Ayam Tumini di Umbulharjo, Yogyakarta. Sehari terjual 700 porsi mangkok. Tribun Jogja/Hamim ThohariMie Ayam Tumini di Umbulharjo, Yogyakarta. Sehari terjual 700 porsi mangkok.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Bersama bakso, mi ayam adalah jenis kuliner yang mudah ditemui di mana saja.

Hampir semua daerah di Indonesia memiliki jagoan masing-masing untuk kuliner yang satu ini, tak terkecuali Yogyakarta. Dari sekian banyak tempat yang menjual mi ayam di Kota Pelajar ini, warung mi ayam Bu Tumini adalah salah satu yang terkenal.

Beralamat di Jalan Imogiri Timur Nomor 187 Umbul Harjo, Yogyakarta, atau tepat di utara pintu masuk Terminal Giwangan, warung ini selalu ramai disesaki pelanggan.

Waluyo (35), salah satu pegawai Mie Ayam Bu Tumini menuturkan bahwa warung ini telah ada sejak awal tahun 1990-an.

Rasanya yang mantap dan memiliki ciri khas yang tidak Anda temukan di warung mi ayam lainnya membuat warung ini mampu bertahan di tengah menjamurnya warung mi ayam.

Mie Ayam Bu Tumini memiliki mi dengan ciri khas ukuran yang cukup besar serta kuah yang kental berwarna kecoklatan. Kuah dengan cita rasa gurih manis tersebut berasal dari proses pemasakan ayam yang digunakan untuk toping mi ayam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Mie Ayam Tumini.
Saat Anda mencicipi mi ayam ini, kenyalnya mi berpadu pas dengan gurih manisnya kuah. Rasanya akan semakin pas dengan tambahan sambal.

"Untuk menjaga kualitas rasa, kami membuat sendiri mi-nya. Dalam sehari, kami menghabiskan terigu sekitar 70 kilogram. Jika ditotal dengan mi yang diambil pedagang lainnya, jumlahnya bisa mencapai dua kuintal," ujar Waluyo.

Untuk ayam, dalam sehari, warung mi ayam yang buka mulai pukul 10.00 pagi tersebut menghabiskan ayam sekitar 50 kilogram. Waluyo menjelaskan, jika dihitung, dalam sehari warung tersebut bisa menjual lebih dari 700 porsi mi ayam.

"Setiap satu kilogram tepung terigu menghasilkan 11 porsi mi ayam," ujarnya.

Di warung ini, pengunjung hanya bisa memesan mi ayam kerena tidak ada pilihan menu makanan lainnya. Namun, ada beberapa pilihan mi ayam, yakni mi ayam ceker, mi ayam jumbo, mi ayam ekstra ayam, dan ada juga pilihan sawi ayam.


Pegawai Mie Ayam Tumini berseragam, sedang sibuk siapkan racikan menu buat pelanggan.

Untuk harga, satu porsi mi ayam biasa cukup dibayar dengan Rp 8.000, mi ayam jumbo Rp 10.000, mi ayam ekstra ayam Rp 10.000, mi ayam ceker Rp 10.000, sedangkan sawi ayam Rp 5.000.

Meskipun setiap harinya selalu dipadati pembeli, Mie Ayam Bu Tumini tidak memiliki cabang. Setiap pembeli harus rela antre untuk mendapatkan satu porsi mi ayam legendaris ini, terlebih pada jam makan siang.

Hal tersebut juga harus dialami oleh Dian (28). "Jika datang ke sini pasti selalu ramai dan antre. Meskipun harus antre, rasanya sebanding. Kuahnya yang kental dan gurih manis tidak ditemukan di mi ayam lainnya," ungkapnya. (Tribun Jogja/Hamim Thohari)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Jalan Jalan
Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Travel Promo
Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Travel Update
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary
Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Travel Update
Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Jalan Jalan
Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jalan Jalan
Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Travel Update
3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Angkutan Pariwisata Gratis di Banyuwangi

Jalan Jalan
Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Ayo Dolen nang Lamongan, Upaya Pulihkan Sektor Pariwisata di Kabupaten Lamongan

Jalan Jalan
Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Rute dan Syarat Naik Angkutan Wisata Gratis di Banyuwangi

Travel Update
Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Jalan-jalan di Banyuwangi Kini Bisa Pakai Angkutan Gratis

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.