Kompas.com - 07/12/2015, 13:00 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

GIANYAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali menggelar Festival Topeng Nusantara yang menampilkan sejumlah topeng dari berbagai daerah di Indonesia yang berlangsung di Wantilan Pura Taman Pule, Desa Mas, Ubud.

"Festival melibatkan tujuh sanggar seni di Indonesia berlangsung selama tiga hari, 5-7 Desember 2015," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar selaku Ketua Panitia kegiatan tersebut I Gusti Ngurah Wijana, Senin (7/12/2015).

Ia mengatakan, tujuh sanggar seni yang ikut ambil bagian dalam kegiatan itu antara lain Sanggar Kencana Mas, Jakarta Utara. Sanggar Jepun Putih, Denpasar, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Sanggar kakul Mas, Desa Batuan, Sukawati, Sanggar Tari Soeryo Soemirat, Istana Mangkunegaran, Solo. Sanggar Pringgading, Cirebon dan Sanggar Tari Kedungmonggo, Sekartaji, Malang, Jawa Timur.

Mereka selain menampilkan pagelaran topeng juga ikut dalam pameran topeng, seminar dan workshop topeng.

Festival tersebut dilaksanakan di dua desa, yakni Desa Pejeng dan Desa Mas, Kecamatan Ubud sebagai upaya penggalian, pelestarian serta pengembangan budaya sekaligus menciptakan dan menselaraskan pemerintahan menuju Gianyar Bagus.

I Gusti Ngurah Wijana mengharapkan kegiatan terse mampu mengangkat pusparagam topeng Nusantara sehingga mampu melestarikan warisan budaya Indonesia serta menjadi pelengkap Indonesia sebagai daerah tujuan wisata berbasis budaya.

Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata ketika membuka Festival tersebut Minggu mengatakan, berbagai jenis topeng yang ditampilkan mampu memberikan inspirasi dan pengetahuan tentang topeng nusantara kepada masyarakat.

Kegiatan yang disaksikan ribuan masyarakat setempat serta wisatawan yang sedang menikmati liburan di perkampungan seniman Ubud itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Bupati AA Gde Agung Bharata mengharapkan festival tersebut mampu memberikan dan mewarnai khasanah budaya Nusantara. Pihaknya akan melakukan kegiatan tersebut secara berkesinambungan setiap tahun sebagai upaya melestarikan budaya yang adiluhung.

Festival seperti ini, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian serta mensejahtrakan masyarakat khususnya seniman topeng.

Bupati Agung Bharata juga berharap bisa membangun Indonesia dengan topeng. Segala kegiatan yang dilaksanakan diharapkan bisa membangun Indonesia dan Gianyar khususnya. (Antara/Putu Artayasa dan Gembong Ismadi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.