Kompas.com - 08/12/2015, 18:08 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
SINGARAJA, KOMPAS.com -Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng, Bali mengintensifkan promosi pariwisata dalam negeri sebagai salah satu upaya meningkatkan kunjungan wisatawan domestik ke daerah itu.

"Kami berupaya memaksimalkan promosi turut serta terlibat dalam berbagai kegiatan pameran budaya di beberapa daerah di tanah air," kata Kadisbudpar Buleleng, Gede Suyasa di Singaraja, Selasa (8/12/2015).

Ia menjelaskan, potensi wisatawan domestik ke Bali bagian utara cukup baik jika merujuk analisis sementara jumlah wisatawan berkunjung ke beberapa destinasi pariwisata di kabupaten terluas di Pulau Dewata itu.

Ia berpendapat, pihaknya menilai potensi pariwisata di Buleleng memiliki nilai jual tinggi, khususnya pariwisata bertema alam, religi, budaya dan hal tersebut menjadi salah satu daya tarik kalangan wisatawan domestik.

Dikatakan, hal itu perlu dikemas menarik, didukung peran masyarakat dan pemandu wisata. Daya Tarik Wisata (DTW) di Bali utara, tidak kalah menariknya dengan di Bali Selatan.

Disbudpar Buleleng, kata dia, kini tengah merancang promosi khusus di dalam negeri, meski belum menyentuh ke tingkat kawasan di luar negeri.

"Tapi kami fokus dahulu lakukan di dalam negeri, setahun sebanyak tiga kali, terakhir kami telah lakukan dua kali di Yogjakarta dan kegiatan Buleleng Bali Dive Festival (BBDF) Pemuteran," ujar Suyasa.

Selain itu, ia mengatakan, peningkatan pariwisata salah satunya dapat dilakukan melalui promosi berupa brosur-brosur berisi tulisan dan gambaran DTW melibatkan berbagai pelaku pariwisata dan agen travel di Bali.

Sementara itu, untuk target secara umum, kata dia, pada 2016 pihaknya menargetkan sebanyak 650.000 kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.

Ia berharap meski konsentrasi meningkatkan pariwisata berada di dalam negeri, tidak mengurangi kunjungan wisatawan. Hanya saja, target kunjungan realistis dicanangkan tetap memperhatikan jumlah anggaran dimiliki Pemkab Buleleng.

"Kami memang tidak punya anggaran untuk promosi pariwisata ke luar negeri, tetapi tahun depan juga belum memprogramkan itu. Cuman promosi mandiri baru dilakukan dan akan ditingkatkan intensitasnya," demikian Suyasa. (Antara/Andi Purnomo dan Rhismawati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.