Kompas.com - 11/12/2015, 12:53 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
BUTON, KOMPAS.com - Buton sebagai daerah kepulauan tentunya memiliki berbagai hasil laut yang melimpah, seperti ikan yang masih segar.

Ikan segar ini sangat nikmat bila langsung dimasak dan diracik dengan menggunakan bumbu dan rempah-rempah secukupnya.

Seperti olahan hasil masakan parende ikan ala Rumah Makan Mama Jannah yang terletak di Pasar Wameo, Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Kota BauBau, Sulawesi Tenggara.

Menurut pemilik Rumah Makan Mama Jannah, Wa ode Sunarti, Rabu (25/11/2015), parende ikan masakannya menggunakan ikan laut yang masih segar.

“Kami masak menggunakan ikan yang masih baru (segar). Banyak jenis ikan yang kami masak seperti ikan napoleon, ikan kakap, dan ikan korapu. Ikan ini kita masak parende dan masaknya tidak sulit,” katanya.

Pengolahan parende ikan sangat mudah dan bumbu yang digunakan pun sangat mudah diperoleh di pasar tradisional seperti bawang merah, bawang putih, cabe, jahe, kunyit dan jeruk nipis. Mulanya ikan segar tersebut dibersihkan sisiknya dan dipotong menjadi beberapa bagian.

“Kemudian bumbu-bumbu tersebut dihaluskan dengan menggunakan blender kemudian ditumis. Setelah matang, berikan air putih secukupnya. Setelah mendidih, masukkan ikan yang sudah di potong-potong tadi ke dalam air tersebut,” jelas Sunarti.

Selanjutnya, tunggu sampai ikannya matang, sambil berikan garam dan bumbu penyedap lainnya secukupnya. Setelah matang, ikannya segera diangkat dan dipisahkan hal ini supaya daging ikan tidak lembek dan rusak.

Harga yang diberikan pun masih sangat terjangkau, untuk kepala ikan napoleon harganya Rp 50.000 per porsi, kepala ikan kakap Rp 35.000 per porsi sedangkan bagian lainnya seharga Rp 20.000 per porsi.

Seorang warga Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Haerudin (40), terlihat sedang menyantap kepala ikan napoleon di rumah makan tersebut.

Menurut Haerudin, parende ikan tersebut sangat nikmat dan dagingnya gurih. “Saya suka bagian kepala ikan napoleon ini. Dagingnya terasa gurih dan aroma bumbunya terasa lidah. Apalagi kalau kita makan saat masih agak panas, rasanya enak,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.