Bingung Sarapan Apa di Kudus? Cobalah Lentog Tanjung - Kompas.com

Bingung Sarapan Apa di Kudus? Cobalah Lentog Tanjung

Kompas.com - 26/12/2015, 09:00 WIB
KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Kuline tradisional khas Kabupaten Kudus, Lentog Tanjung. Makanan ini biasa dihidangkan pagi hari ketika sarapan.
SEMARANG, KOMPAS.com – Kuliner dari Kota Kretek, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini patut Anda coba saat musim liburan Natal dan tahun baru 2016 ini. Ya, warga Kudus menyebut makanan ini sebagai Lentog Tanjung.

Lentog Tanjung demikian sebutannya, semula berasal dari desa kecil bernama Tanjungkarang, Kecamatan Jati. Lentog artinya adalah lontong, yang merupakan makanan dari beras, dalam prosesnya dibungkus daun pisang lalu dikukus di atas air mendidih.

Hidangan itu terasa lezat nan gurih ketika dinikmati di pagi hari. Tak ada salahnya, ketika Anda berada di Kudus, sempatkanlah makan Lentog ini.

Makanan khas Kudus sendiri yang terkenal adalah Soto Kerbau, Garang Asem dan ada juga Jenang Kudus. Jenang ini menjadi primadona, karena lebih banyak menjadi oleh-oleh perjalanan.

Berdasarkan Buku Panduan Wisata Kuliner yang diterbitkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah tahun 2014, Lentog Tanjung merupakan kuliner tradisional yang berasal dari daerah Tanjung.

Hidangan ini terasa gurih lantaran terdiri dari lontong yang diiris tipis, sayur gori atau nangka muda, opor tahu, sambal serta taburan bawang goreng sebagai pelengkap.

Penampilan Lentog semakin menarik karena kebanyakan disajikan di atas daun pisang. Tetapi bagi tidak suka bisa langsung disajikan di atas piring.

“Kami dulu biasanya makan Lentog tanjung tiap pagi. Rasanya enak banget,” ujar Muhammad Mawahib, pria yang enam tahun tinggal di Kudus ini, kepada KompasTravel, Jumat (25/12/2015).

Kuliner sederhana ini bisa Anda nikmati kapan pun. Sebab, hampir di semua warung makan yang ada di Kabupaten Kudus menjajakan makanan satu ini.

Jika Anda kebetulan singgah sementara dan menginap di hotel, makanan ini juga tersedia saat sarapan. Bila tidak suka dengan komposisi sayur, Anda juga bisa mengganti dengan lauk yang lain.


Disarankan pilihlah lauk yang dimasak dengan kecap manis, misalnya tempe bacem atau tahu bacem. Anda juga menambahkan telur yang dimasak manis, sesuai selera. Anda ingin mencobanya, silahkan berkunjung ke Kudus.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorNi Luh Made Pertiwi F
Komentar

Close Ads X