Kompas.com - 29/12/2015, 11:16 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Kota Tua selalu menawarkan cerita sejarah di tiap gedungnya maupun masyarkat sekitar dengan kehidupan yang sederhana. Namun, tidak hanya meninggalkan nostalgia tempo dulu, tempat wisata sejarah tersebut kini mempunyai resto sekaligus galeri yang bisa Anda nikmati dengan suasana yang romantis.

Ingin menampilkan konsep yang berbeda dengan resto lainnya, Batavia Market hadir dengan konsep fussion art. Hal itu karena, makanan dan minuman yang mereka sajikan dielementasikan ke dalam seni. Bahkan, tukang masak yang biasa disapa sebagai Chef dalam sebuah resto, mereka beri nama dengan sebutan Food Artist, yang berarti seniman kuliner.

Selain itu, Batavia Market tidak hanya ingin menyajikan makanan, tetapi mereka ingin memenuhi 3 indera yang dimiliki pengunjung. Indera pertama adalah penglihatan, ketika pengunjung datang, mereka akan melihat resto tersebut bagus.

Indera kedua penciuman, yang diperoleh dari aroma makanan, juice, dan dessert, yang mempunyai ciri khas pada resto tersebut. Dan indera ketiga adalah perasa, ketika pengunjung mencicipi, makanan yang disajikan unik dan enak.

“Jadi 3 indera pengunjung ingin kita puaskan ketika datang ke Batavia Market. Kita ingin, orang yang berkunjung tidak hanya menikmati makanannya, tetapi juga bisa menikmati suasananya. Jadi, bisa dibilang, itu latar belakang dibukanya resto ini,” ungkap Ferry Dafira, pemilik Batavia Market dan Kaaramel Juice Group.

Bila Anda ingin merasakan suasana yang berbeda ketika menyantap makanan, cobalah datang ke resto ini. Selain menawarkan suasana yang romantis, resto ini juga memberikan ciri khas yang berbeda pada setiap menu makanan yang disajikan.

Contohnya, campuran rempah-rempah asli Indonesia yang selalu menjadi bahan utama dalam setiap pembuatan menunya, terutama buah pala. Mengingat Indonesia kaya akan rempah-rempah, tak terkecuali pala, resto ini selalu memanfaatkan bumbu tersebut untuk menu yang mereka sajikan.

Kompas.com/Ersianty Peginusa Wardhani Batavia Red Burger, burger dengan sajian yang unik dan memiliki cita rasa yang berbeda dari burger pada umumnya, Jumat (25/12/2015).
Seperti pada menu Batavia Red Burger. Bila Anda pesan, terlihat menu ini merupakan menu internasional. Tetapi, siapa sangka, bahan-bahan yang diolah dalam pebuatannya yakni 100 persen bahan Indonesia, seperti pada patty burger-nya. Komposisi patty burger tersebut merupakan olahan dari tempe, tahu, dan jamur.

“Banyak yang bilang kalau patty tersebut merupakan ikan tuna, chicken, bahkan daging. Padahal itu adalah hasil rempah-rempah yang kita olah. Merah yang didapat dari warna burger-nya pun dari red velvet, jelas Ferry Lee, Food Artist Batavia Market.

Diberi kesempatan untuk menghidupkan gedung yang sudah hampir 100 tahun berdiri di tengah gedung-gedung tua, Batavia Market dibagi menjadi 3 area. Terdapat west wing yang merupakan ruangan instalasi seni yang terdapat patung, lukisan dan segala jenis yang berbau “karya”.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.