Kompas.com - 01/01/2016, 12:09 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia harus berkaca dengan Thailand dalam pengembangan sektor pariwisata. Pasalnya pada tahun 2015, Thailand berhasil mencapai angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 30 juta wisman diantaranya 8 juta wisatawan asal China.

"Turis China ke Thailand, sejak 2012 lebih cepat berkembang yakni 2,7 juta, 2014 sebanyak 4,6 juta, tahun 2015 menjadi 8 juta," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam paparan Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Ia mengatakan faktor penerbangan langsung menjadi salah satu kunci keberhasilan Thailand mendatangkan wisman China.

Arief mengatakan terdapat sebanyak 25 kali penerbangan langsung dari China ke Thailand, sedangkan dari China ke Indonesia hanya 9 kali. "Ke Indonesia, Bali lima kali penerbangan, Jakarta 4 kali. Ya pasti (Indonesia) kalah," paparnya.

Arief pun menyebutkan banyaknya kantor perwakilan promosi pariwisata Thailand juga turut berkontribusi dalam besarnya kunjungan wisman. Thailand hingga saat ini telah memiliki lima kantor perwakilan yang dikenal dengan sebagai Tourism Authority of Thailand untuk memudahkan promosi pariwisata.

KOMPAS/INGKI RINALDI Sejumlah perahu siap mengantarkan wisatawan melintasi Sungai Chao Phraya di Bangkok, Thailand, awal Mei lalu, guna mengunjungi Candi Wat Arun yang tampak dari kejauhan.
Selain itu, dari presentasi yang dipaparkan oleh Arief Yahya, Thailand melakukan promosi pariwisata dengan cara membuat film Holywood: Lost in Thailand Part II yang akan tayang pada tahun 2016, mengundang bintang film Hongkong, Michelle Yim Wai-ling dan Simon Yam Tat-wah untuk menarik wisman asal Hongkong, juga mengundang pemain tenis dunia, Rafael Nadal dan Novak Djokovic.

Thailand juga membuka bandara internasional baru untuk mengantisipasi penumpukan wisatawan di Bandara Suvarnabhumi dan Don Muang. Bandara tersebut adalah U-Tapao.

"Thailand juga memprogramkan pada tahun 2016 sebagai sport tourism destination," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.