Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/01/2016, 12:19 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan turis asal India sebanyak 380.000 orang pada tahun 2016. Pernyataan disebutkan oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana usai Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata, Rabu (30/12/2015) lalu.

"Kalau tahun 2015 kita targetkan 280.000, tahun 2016 sebanyak 330.000 turis India ke Indonesia," kata Pitana kepada KompasTravel.

Selama ini turis India belum banyak yang berwisata ke Indonesia. Menurut Pitana, turis India masih berwisata ke negara tetangga Indonesia yakni Singapura.

"India itu banyak orang miskin tapi banyak orang kaya. Sebanyak 300 juta orang miskin, 40 juta orang kaya. Mereka biasanya ke Singapura," ungkapnya.

Pada tahun 2015, Pitana menyebutkan telah melakukan usaha untuk mempromosikan pariwisata ke India dengan mengajak agen-agen perjalanan melakukan sales mission. Ia menyebutkan telah enam kali mengadakan sales mission ke India.

"Tahun 2015, kita sudah lakukan sales mission honeymoon. Selama ini mereka hanya tahu Bali. Potensi wisata honeymoon mereka sangat besar dibandingkan leisure biasa," katanya.

Sebelumnya, Pitana menjelaskan jika pada tahun 2016 mendapatkan anggaran promosi sebesar Rp 3 triliun untuk menggenjot kunjungan turis asing. Ia mengatakan jika 50 persen dari Rp 3 triliun digunakan untuk branding.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana di Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (27/11/2015).
"Kita pakai untuk mem-branding Indonesia karena brand kita masih lemah. Orang luar negeri masih kenal Bali dibandingkan Indonesia. Makanya kita perkuat country branding," katanya.

Pitana juga akan mempromosikan destinasi-destinasi wisata prioritas kepada turis asing. Adapun 10 destinasi wisata yang akan diprioritaskan adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Wakataobi, Labuan Bajo dan Pulau Morotai.

Menurut data dari BPS, wisatawan mancanegara asal India yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2014 berjumlah 223.607 orang. Sementara, Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat penambahan turis India berwisata ke Bali selama dua bulan periode Januari-Februari 2015 sangat signifikan dari 11.795 orang awal 2015 menjadi 17.400 orang, atau naik 47,52 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+