Tahun 2016, Kemenpar Targetkan Gaet 380.000 Turis India

Kompas.com - 02/01/2016, 12:19 WIB
Para wisatawan mancanegara asal India mengunjungi salah satu pelataran obyek wisata Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/11/2015). KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoPara wisatawan mancanegara asal India mengunjungi salah satu pelataran obyek wisata Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/11/2015).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata menargetkan kunjungan turis asal India sebanyak 380.000 orang pada tahun 2016. Pernyataan disebutkan oleh Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana usai Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata, Rabu (30/12/2015) lalu.

"Kalau tahun 2015 kita targetkan 280.000, tahun 2016 sebanyak 330.000 turis India ke Indonesia," kata Pitana kepada KompasTravel.

Selama ini turis India belum banyak yang berwisata ke Indonesia. Menurut Pitana, turis India masih berwisata ke negara tetangga Indonesia yakni Singapura.

"India itu banyak orang miskin tapi banyak orang kaya. Sebanyak 300 juta orang miskin, 40 juta orang kaya. Mereka biasanya ke Singapura," ungkapnya.

Pada tahun 2015, Pitana menyebutkan telah melakukan usaha untuk mempromosikan pariwisata ke India dengan mengajak agen-agen perjalanan melakukan sales mission. Ia menyebutkan telah enam kali mengadakan sales mission ke India.

"Tahun 2015, kita sudah lakukan sales mission honeymoon. Selama ini mereka hanya tahu Bali. Potensi wisata honeymoon mereka sangat besar dibandingkan leisure biasa," katanya.

Sebelumnya, Pitana menjelaskan jika pada tahun 2016 mendapatkan anggaran promosi sebesar Rp 3 triliun untuk menggenjot kunjungan turis asing. Ia mengatakan jika 50 persen dari Rp 3 triliun digunakan untuk branding.

KOMPAS.COM/SRI LESTARI Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana di Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (27/11/2015).
"Kita pakai untuk mem-branding Indonesia karena brand kita masih lemah. Orang luar negeri masih kenal Bali dibandingkan Indonesia. Makanya kita perkuat country branding," katanya.

Pitana juga akan mempromosikan destinasi-destinasi wisata prioritas kepada turis asing. Adapun 10 destinasi wisata yang akan diprioritaskan adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Wakataobi, Labuan Bajo dan Pulau Morotai.

Menurut data dari BPS, wisatawan mancanegara asal India yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2014 berjumlah 223.607 orang. Sementara, Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat penambahan turis India berwisata ke Bali selama dua bulan periode Januari-Februari 2015 sangat signifikan dari 11.795 orang awal 2015 menjadi 17.400 orang, atau naik 47,52 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X