Kompas.com - 03/01/2016, 16:21 WIB
Pembuatan sandal lapangan di tepi Sungai Citarik, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/12/2015). Wisata olahraga arung jeram yang marak di Sungai Citarik telah melahirkan banyak peluang usaha bagi masyarakat lokal.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWOPembuatan sandal lapangan di tepi Sungai Citarik, Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (4/12/2015). Wisata olahraga arung jeram yang marak di Sungai Citarik telah melahirkan banyak peluang usaha bagi masyarakat lokal.
EditorI Made Asdhiana
OLAHRAGA arung jeram yang berkembang di daerah Cikidang, Sukabumi, memunculkan inspirasi Acun Sampurna untuk membuat sandal gunung. Sandal ini dibutuhkan para wisatawan penikmat arung jeram.

Berbekal pengalaman sebagai penjual sandal keliling produksi Bogor, Acun memulai produksi sandal gunung merek ”Citarik” pada 2005. Keputusan membuat sandal gunung itu diambilnya setelah sejak 1996 bekerja di operator arung jeram Arus Liar.

Pria kelahiran Desa Cijambe, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, 1976, itu pun mengetahui pasti besarnya potensi penjualan sandal gunung itu.

Pada awalnya dia mengambil sandal dari Bogor dengan merek lain. ”Terus saya berpikir mengapa tidak membuat sendiri, di kampung sendiri, dengan merek sendiri,” ungkapnya.

Semuanya dipelajari dengan otodidak. Pengetahuan tentang bahan baku dan dari mana mendapatkannya sudah dia miliki ketika masih berjualan sandal. Acun juga berteman dengan sejumlah perajin sandal dan sepatu di Bogor sehingga bekal awal pengetahuan membuat sandal sudah dimiliki.

”Awalnya, ada satu sandal saya bongkar, saya pelajari. Kebetulan ada satu teman yang bisa menangani bagian jahitnya. Saya mengerjakan bagian bawahnya,” kata Acun.

Diceritakan Acun, bisnis itu dimulai hanya berdua, dengan modal awal untuk belanja Rp 300.000. Dari modal itu, mereka membuat 10 pasang, kemudian dijual dan laku. ”Kami beli lagi bahan lebih banyak, dijual lagi, begitu seterusnya,” ucap Acun.

Sebelum memasarkan, Acun terus mengetes kualitasnya dengan memanfaatkan kawan-kawannya di arung jeram. Dari mereka, dia tahu apa kelemahan-kelemahannya dan terus memperbaikinya.

”Memang kegagalan banyak, tetapi saya perbaiki terus. Saya juga menampung masukan dari teman-teman dengan senang hati, kritik membangun,” katanya.

Dari berbagai eksperimen itu, Acun kini mendapatkan formula campuran lem yang paling pas untuk daya tahan terbaik sandalnya yang memang ditujukan untuk tahan di medan berair, becek, dan sejenisnya.

Hasilnya, dalam kondisi pemakaian sangat rutin oleh para pengarung jeram, sandal Citarik buatannya mampu bertahan minimal satu tahun.

Setelah terbukti berkualitas, Acun dan kawannya mulai berani memproduksi sandal gunung dengan merek Citarik pada 2006.

”Saya sengaja mengambil merek Citarik karena nama itu menarik dan menjual. Itu juga untuk menunjukkan karya dari warga tempat kami tinggal. Awalnya, 10 buah kami buat, kemudian dijual. Ternyata laku, begitu seterusnya hingga berkembang terus jumlahnya,” papar Acun yang kini mampu memproduksi 1.500 sampai 2.000 pasang per bulan.

Sandal-sandal buatan Acun itu semuanya dikerjakan dengan tangan, dibantu alat-alat yang sederhana, yaitu alat untuk memotong, mesin jahit, dan alat pengepres sederhana. Dia kini dibantu enam karyawan yang semuanya tetangga sekitar rumahnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Makan Steak Anti-mainstream di Docafe Surabaya

Jalan Jalan
6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

6 Wisata Sekitar Gunung Bromo, Ada Air Terjun Tertinggi di Jawa

Jalan Jalan
Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Sandiaga Uno: TMII Sedang Ditata Ulang untuk Hadirkan Wajah Baru

Travel Update
5 Penginapan di Sentul dengan Pemandangan Alam, Cocok untuk Keluarga

5 Penginapan di Sentul dengan Pemandangan Alam, Cocok untuk Keluarga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.