Kompas.com - 07/01/2016, 10:43 WIB
Karyawan menunggu pengunjung di ujung meja prasmananan di Warung Renggali, Kota Langsa, Aceh, Rabu (6/1/2016). KOMPAS.COM/MASRIADIKaryawan menunggu pengunjung di ujung meja prasmananan di Warung Renggali, Kota Langsa, Aceh, Rabu (6/1/2016).
|
EditorI Made Asdhiana
LANGSA, KOMPAS.com – Empat mobil terparkir rapi di depan sebuah bangunan mirip rumah lintas Medan-Banda Aceh, Kota Langsa, Rabu (6/1/2016). Renggali, nama warung itu. Sejurus kemudian bus berbadan besar pun berhenti. Satu-satu penumpang turun dan menyesak ke warung yang menjadi ikon, Kota Langsa.

Warung dengan cat padu padan kuning-hijau-biru itu menjadi tempat persinggahan seluruh bus yang melayani rute Medan ke Banda Aceh atau sebaliknya.

Sehingga tak heran, warung itu tersohor hingga ke pelosok negeri. Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Aceh dengan menggunakan angkutan umum, tentu pernah singgah di warung ini. Tak sedikit pula mobil pribadi singgah ke warung itu.

Konsep self service diterapkan di warung ini. Pengunjung tinggal mengambil nasi, sayur, ikan atau lalapan pada meja prasmanan yang disiapkan. Di ujung meja, pelayan akan menanti dengan senyum manisnya. "Mau minum apa pak?” kata pelayan menyapa pengunjung yang datang.

Pengunjung tinggal memesan minuman aneka jus dan berbagai minuman botol yang tersedia. Minuman itu akan diantar ke meja tempat duduk pengunjung. Menu yang ditawarkan sangat lezat, dari ikan bakar, ayam bakar, udang goreng tepung, sayur pakis lemak, sambal belacan khas Langsa yang terkenal itu, serta lalapan berupa daun ubi rebus.

Salah seorang pengunjung, Saifuddin mengatakan, dirinya singgah ke warung itu setiap kali menuju Medan atau kembali ke Aceh. Warung itu bukan hanya bersih, soal harga juga menjadi pertimbangan. “Harganya super terjangkau. Murah meriah,” ujar Saifuddin.

Jika Anda ingin lebih santai, maka melangkahlah ke belakang warung. Di tepi rawa Langsa, sebuah pondok berdiri megah. Di sana, tersedia aneka ikan dan ayam bakar.

Semilir angin bakau menemani Anda bersantap. Selain itu, warung ini menyiapkan toilet dan mushalla yang bersih. Sehingga, pengunjung nyaman beribadah.

Seorang penjaga disiapkan selama 24 jam berjaga di depan toilet dan mushala. Jika lantai kotor sedikit saja, sang penjaga dengan sigap membersihkannya. Sekarang, jika Anda ingin ke Aceh, maka nikmatilah makan di Warung Renggali. Silakan rasakan sensasi makan murah, namun bukan murahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.