Kompas.com - 12/01/2016, 13:29 WIB
Dua laki-laki menampilkan atraksi budaya Presean dalam prosesi parade budaya yang merupakan rangkaian acara pembuka dalam Festival Lombok Sumbawa 2015, Minggu (4/10/2015), di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat. Presean merupakan salah satu seni bela diri di Pulau Lombok. KOMPAS/SAMUEL OKTORADua laki-laki menampilkan atraksi budaya Presean dalam prosesi parade budaya yang merupakan rangkaian acara pembuka dalam Festival Lombok Sumbawa 2015, Minggu (4/10/2015), di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat. Presean merupakan salah satu seni bela diri di Pulau Lombok.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata memberikan dukungan kepada Nusa Tenggara Barat dalam rangka pengembangan pariwisata. Adapun dukungan yang diberikan adalah bantuan pemasaran, pengembangan sumber daya manusia, dan destinasi.

"Dukungan yang kita berikan itu pemasaran. Kemenpar akan membantu tiga event yang levelnya nasional. Lombok sudah punya Pesona Tambora. Tinggal tolong tetapkan dua event lagi," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutan Launching Festival Pesona Tambora 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Ia menyebutkan juga telah menetapkan Lombok sebagai tempat penyelenggaraan acara International Halal Tourism dan Hari Pers Nasional tepatnya di Mandalika.

Selain itu, penerbangan jadi kunci dalam pemasaran pariwisata Lombok.

"Hari ini saya ketemu dengan maskapai kedua terbaik di dunia. Saya minta Singapura ke Lombok supaya ada direct flight dan jalur Perth ke Lombok supaya dihidupkan lagi," papar Arief.

Peningkatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian Kementerian Pariwisata. Arief menyebutkan akan menyediakan pemandu wisata yang mampu berbahasa Arab dan Mandarin.

"Kita akan menciptakan pemandu wisata yang berbahasa Arab dan China. Kita akan latih orang yang sudah bisa berbahasa China untuk menjadi pemandu wisata," jelasnya.

Selain itu, pengembangan destinasi juga menjadi strategi Menteri Pariwisata. Mantan Direktur PT. Telkom ini akan membantu memberikan pencahayaan kepada masjid-masjid yang ada di Lombok.

KOMPAS/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJO Air Terjun Segenter di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, hanya bisa didatangi setelah wisatawan menembus medan yang cukup berat karena keterbatasan infrastruktur. Air terjun tersebut menawarkan pesona bagi siapa saja dengan suasana yang masih asri dan belum terusik siapa pun. Foto diambil hari Kamis (26/2/2015).
"Lombok itu dikenal sebagai kota seribu masjid. Kemenpar akan membantu membuat lighting di lima masjid di Lombok. Silahkan pak gubernur untuk memilih (5 masjid)," ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata menetapkan target kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat pada tahun 2016 yakni 3 juta orang. Sejumlah festival diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat.

Gubernur Nusa Tenggara Barat M. Zainul Majdi menyatakan kesiapannya untuk menyambut target kunjungan wisatawan yang ditetapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.