Kompas.com - 12/01/2016, 16:28 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Otorita Danau Toba dijadwalkan akan terbentuk pada triwulan pertama tahun 2016. Hal itu menjadi salah satu hasil Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba di Institut DEL Teknologi, Toba Samosir, Sabtu (9/1/2016). Rakor tersebut dihadiri lima menteri Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla dan tujuh bupati di sekitar kawasan Danau Toba.

"Triwulan ini (Badan Otorita Danau Toba) sudah selesai," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada KompasTravel usai Lauching Festival Pesona Tambora di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Arief mengatakan jika para menteri dan pemangku kepentingan menyambut hangat pembentukan Badan Otorita Danau Toba. Ia menyebutkan semua pihak sepakat untuk membentuk Badan Otorita Danau Toba.

"Semua diselesaikan masalah karamba, KLH, hutan, sebagian diserahkan kepada Badan Otorita Danau Toba," jelasnya.

Arief mengatakan jika pengelolaan tumpang tindih adalah masalah yang dihadapi oleh obyek wisata Danau Toba. Sebelumnya, ia mengatakan jika di Danau Toba memiliki tujuh manajemen pengelola.

"Itu adalah masalah utama di Danau Toba," katanya.

BARRY KUSUMA Desa Suhi Suhi di Pulau Samosir, Sumatera Utara.
Adapun Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba di Institut DEL Teknologi, Toba Samosir, Sabtu (9/1/2016) dihadiri oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Danau Toba adalah pilot project Badan Otorita untuk 10 destinasi prioritas tahun 2016. Badan otorita juga akan dibentuk di sembilan destinasi yakni di Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo dan Pulau Morotai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.