Kompas.com - 13/01/2016, 11:39 WIB
EditorI Made Asdhiana
SEMARANG, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membantu mempromosikan pariwisata Jawa Tengah dengan "menyulap" interior Kereta Api (KA) Kaligung dengan nuansa Candi Borobudur.

"Kenapa dipilih konsep Borobudur? Candi Borobudur adalah keistimewaan seni keajaiban dunia yang dimiliki Jateng," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Semarang, Selasa (12/1/2016).

Enam rangkaian gerbong KA Kaligung dimodifikasi interiornya dengan berbagai ukiran kayu jati dan pada gerbong restorasi terpasang dua buah relief karya perajin asal Magelang yang ditempel di dinding.

Menurut Edi, potensi pariwisata di Jateng sangat bagus sehingga konsep Candi Borobudur dipilih untuk mengenalkan dan mempromosikan pariwisata kepada para wisatawan yang menggunakan jasa KA.

Proses revitalisasi KA Kaligung bernuansa Borobudur itu membutuhkan waktu sekitar dua bulan 20 hari yang dikerjakan semuanya oleh anak-anak bangsa sampai KA ini bisa diperkenalkan kepada masyarakat.

"Semua ini adalah pekerjaan anak-anak bangsa yang tidak bisa saya lupakan. Ini juga merupakan persembahan dari KAI untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan masyarakat pengguna KA ekonomi," katanya.

Kepala PT KAI Daerah Operasi IV Semarang, Windar Prihadi Aji mengatakan peluncuran KA Kaligung Borobudur itu merupakan inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat pengguna angkutan KA.

Meski direvitalisasi dan dipercantik, kata dia, tidak akan memengaruhi besaran tarif, yakni sebesar Rp 50.000 (Semarang-Tegal), Semarang-Weleri Rp 25.000, dan Semarang-Pekalongan Rp 40.000.

"KA Kaligung Borobudur yang telah direvitalisasi ini terdiri atas enam rangkaian KA kelas ekonomi (K3) dengan kapasitas penumpang sebanyak 636 tempat duduk dan satu gerbong makan," katanya.

Menurut Windar, frekuensi perjalanan KA Kaligung Borobudur dalam satu hari sebanyak delapan kali perjalanan terdiri atas empat kali perjalanan Semarang-Tegal dan empat kali perjalanan Tegal-Semarang.

"Setiap kali perjalanan, seperti Semarang-Tegal membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 jam 15 menit," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.