Kompas.com - 19/01/2016, 15:13 WIB
Kontingen Bali menampilkan Tari Barong Ket saat pentas penutupan Festival Seni Sakral Keagamaan Hindu di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/6/2010) malam. Tari Barong dibawakan oleh dua orang juru saluk menggambarkan pertarungan tiada akhir antara kebajikan dan keburukan. KOMPAS/IWAN SETIYAWANKontingen Bali menampilkan Tari Barong Ket saat pentas penutupan Festival Seni Sakral Keagamaan Hindu di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta di Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/6/2010) malam. Tari Barong dibawakan oleh dua orang juru saluk menggambarkan pertarungan tiada akhir antara kebajikan dan keburukan.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

DENPASAR, KOMPAS.com - Bali akan menggelar Festival Barong 2016 di Taman Budaya Denpasar, 22 hingga 23 Januari, guna mendukung barong ket, salah satu tarian di Bali yang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda dunia oleh UNESCO.

"Peserta sebanyak 54 peserta yang terdiri atas 19 penari barong buntut dan 35 penari barong ket," kata Bagus Mantra dari Pregina Art & Showbiz Bali di Denpasar, Minggu (17/1/2016).

Kegiatan itu bisa berlangsung secara berkesinambungan setiap Januari sebagaimana harapannya dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali serta Ketut Mariatha dari Seka Kubu Barong.

Meskipun kesenian barong ket telah mendapat pengakuan dunia internasional, menurut Bagus Mantra, jenis tarian itu mesti tetap dikembangkan dan dijaga kesinambungannya.

Pregina Art & Showbiz Bali, kata dia, mendukung kegiatan tersebut yang menjalin kerja sama dengan Seka Kubu Barong untuk menggelar Bali Barong Festival 2016 di Taman Budaya Denpasar.

Kolaborasi festival tersebut sejatinya diawali karena pihaknya sangat senang dengan bapang barong. Kebetulan Seka Kubu Barong mempunyai keinginan untuk menggelar festival barong.

Dengan demikian, lanjut dia, menjadi sebuah hal yang menarik karena Pregina Festival merupakan sesuatu yang baru dan bersifat pelestarian.

"Kami bukan ingin berkompetisi. Kami berharap makin banyak 'Seka Demen' melakukan festival serupa sehingga kesenian Bali, terutama bebarongan tetap ajek, lestari. Itu sebenarnya gagasan dasar karena senang," kata Bagus Mantra.

Upaya kolaborasi antara Pregina dan Seka Kubu Barong disambut baik oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Disbud Bali menyiapkan tempat di Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar karena lokasi dianggap cocok untuk mendukung upaya pelestarian, khususnya tari barong yang baru saja ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda dunia oleh UNESCO.

"Untuk membuka kegiatan pada tahun 2016, bagaimana kita bisa membuat gebrakan pertunjukan sekaligus pelestarian budaya. Jadi, apa yang kita lakukan juga mendukung upaya pelestarian yang dilakukan pemerintah," kata Bagus Mantra.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus ditampilkan karya seniman, pelukis, kartunis, dan fotografer dengan tema Barong. Festival berlangsung mulai pagi hingga malam.

Ketut Mariatha dari pihak Seka Kubu Barong mengharapkan pelaksanaan festival berkesinambungan setiap Januari sesuai dengan harapan Pemerintah Provinsi Bali. (Antara/I K. Sutika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.