Kompas.com - 20/01/2016, 16:38 WIB
Sate Apaleh, di lintas Medan-Banda Aceh, Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. KOMPAS.COM/MASRIADISate Apaleh, di lintas Medan-Banda Aceh, Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Belasan mobil berjejer di depan warung di lintas Medan-Banda Aceh, Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh. Letaknya persis di pasar ibu kota kecamatan tersebut.

Di situ, sejumlah pejabat dari berbagai daerah berkumpul. Sekadar singgah sejenak, menikmati Sate Apaleh yang tersohor itu. Sate daging sapi dan kambing ini dikenal seantero Aceh. Tidak kalah populer dengan Sate Matang yang tersohor itu.

Bagi pengunjung yang menuju Medan atau Banda Aceh menggunakan lintas Sumatera, rasanya tidak afdol, jika tak singgah menikmati sate itu.

“Untuk sehari kami bisa menjual 85 kilogram daging,” sebut Muhammad, salah seorang pekerja di Sate Apaleh kepada KompasTravel, Rabu (20/1/2016).

Warung ini buka 24 jam. Sehingga, jangan khawatir tidak kebagian. Pemilik warung sate ini Saleh. Dia membuka warung sate itu sejak puluhan tahun lalu.

Awalnya hanya sebelah kanan jalan jika dari Medan menuju Banda Aceh. Kini, di sisi kiri jalan pun telah dibuka.

“Agar pengunjung mudah singgah, jadi kita buka di sisi kiri dan kanan, Jalan Medan-Banda Aceh,” sebut Muhammad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.COM/MASRIADI Pekerja sedang menyiapkan sate di Sate Apaleh di lintas Medan-Banda Aceh, Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh
Padanan sate ini adalah sop tulang. Kuah sop yang mengepul asap penuh aroma gurih mampu membuat liur menetes. Selain tulang, dalam sop juga dicampur lemak sapi atau kambing.

Jika makan sate kambing, untuk pembeli disediakan minuman jus timun. Jika makan sate sapi, silakan memilih sendiri aneka minuman segar yang tersedia.

Salah seorang pembeli, Miswardi asal Aceh Utara, menyebutkan setiap kali melintas menuju Banda Aceh, dia dan keluarganya selalu memilih makan di warung tersebut.

“Dagingnya gurih dan empuk,” sebutnya.

Selain itu, sejumlah pegawai dari Aceh Utara, Bireuen dan Lhokseumawe rutin menjadi pelanggan setia warung sate itu. Selebihnya, pengunjung yang melintas lewat jalur Medan-Banda Aceh.

Bahkan angkutan umum pun singgah ke warung itu untuk menuntaskan selera penumpangnya. Nah, Anda penasaran? Jika berkunjung ke Aceh. Tuntaskan penasaran Anda dengan singgah sejenak di Sate Apaleh.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.