Kompas.com - 23/01/2016, 11:05 WIB
Taufik Udjo, anak Mang Udjo, yang bersama saudara-saudaranya kini mewarisi dan mengelola Saung Angklung Udjo. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOTaufik Udjo, anak Mang Udjo, yang bersama saudara-saudaranya kini mewarisi dan mengelola Saung Angklung Udjo.
|
EditorI Made Asdhiana
MANILA, KOMPAS.com — Rasa deg-degan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di forum ASEAN Tourism Association (ASEANTA) akhirnya terjawab. Wonderful Indonesia mengantarkan 3 award dari 6 penghargaan yang diperlombakan di level regional Asia Tenggara di Sofitel Manila, Filipina, itu.

Dua penghargaan direbut rival utama, yakni Malaysia, dan satu sisanya diambil Singapura. Ibarat pertandingan, skor Indonesia-Malaysia 3-2 di asosiasi pariwisata yang mengangkat tema "One Community for Sustainability" di kawasan itu.

Ketiga kategori yang berhasil diboyong ke Tanah Air itu yakni Kategori Best ASEAN Tourism Photo, Agung Parameswara, dengan karya fotografi berjudul "Morning In Bromo, Indonesia".

Foto bidikan anak Bali ini mengambil obyek pemandangan Bromo, salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional. Foto dengan bingkai pariwisata yang amat mengesankan.

Kategori lainnya adalah Best ASEAN Cultural Preservation Effort, yang diraih Saung Angklung Mang Udjo, Bandung, tokoh yang amat peduli dengan musik tradisional Sunda, Jawa Barat. Hadiah itu diterima oleh Taufik Hidayat, Manajer Saung Mang Ujo.

Dok. Kementerian Pariwisata Perwakilan Saung Angklung Udjo bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menerima penghargaan ASEANTA Awards 2016 di Manila, Filipina, Jumat (22/1/2016).
Adapun kategori ketiga yang berhasil diraih yaitu Best ASEAN Travel Article, dengan tema "The Perfect Wave" di Colour Magazine, Garuda Indonesia. Sentot Mujiono, Vice President Asia Region, yang menerima penghargaan itu.

Menpar Arief Yahya yang duduk di atas panggung panjang bersama semua menteri itu ikut berdiri dan mendampingi para penerima piala. Begitu pun Wakil Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Malaysia Datuk Mas Ermieyati binti Syamsudin dan Singapura yang turut di atas panggung dengan latar belakang layar lebar multimedia. "Kemenangan itu direncanakan!" ucap Arief Yahya.

"Awarding di level regional dan global itu harus kita rebut. Istilahnya kalibrasi, yakni kalau kita mengikuti kriteria yang berstandar internasional, yang sudah teruji dan terbukti di destinasi kelas dunia, itu sudah pasti baik. Otomatis, obyek wisata kita juga available dengan wisman yang sudah berpengalaman internasional juga," katanya.

Selain itu, lanjut Menpar Arief, penghargaan juga membuat Indonesia semakin percaya diri bahwa kualitas layanan dan atraksi yang dimiliki tidak kalah dari negara lain. Melihat potensi pariwisata Indonesia, memang tidak boleh merasa rendah diri.

KOMPAS/ICHWAN SUSANTO Pengunjung obyek wisata Telaga Bintang di Piaynemo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, memanfaatkan keindahan alam gugusan gunung-gunung karst dengan berfoto untuk promosi. Selain memiliki keindahan alam laut, kabupaten kepulauan ini juga memiliki pesona daratan yang belum banyak digarap. Potensi yang ditawarkan antara lain pengamatan burung cenderawasih, kakaktua, dan nuri serta trekking cagar alam.
"Award juga mendongkrak kredibilitas kita di dunia internasional. Apalagi award itu diperoleh dengan cara-cara yang fair, betul-betul karena kualitas, dan dikeluarkan oleh lembaga yang kredibel," lanjut mantan Dirut PT Telkom itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penyebaran Covid-19, Objek Wisata di Banten Tutup Hingga 30 Mei

Cegah Penyebaran Covid-19, Objek Wisata di Banten Tutup Hingga 30 Mei

Travel Update
Tradisi Larung Kepala Kerbau di Jepara Tetap Dilaksanakan

Tradisi Larung Kepala Kerbau di Jepara Tetap Dilaksanakan

Travel Promo
Sektor Pariwisata Mesir Diharapkan Pulih Akhir Tahun 2021

Sektor Pariwisata Mesir Diharapkan Pulih Akhir Tahun 2021

Travel Update
Travel Bubble Singapura-Hong Kong Resmi Diundur

Travel Bubble Singapura-Hong Kong Resmi Diundur

Travel Update
Disney World Mulai Izinkan Wisatawan Buka Masker di Area Outdoor

Disney World Mulai Izinkan Wisatawan Buka Masker di Area Outdoor

Travel Update
Wisatawan Belum Gunakan Transaksi Nontunai Saat Libur Lebaran di Gunungkidul dan Bantul

Wisatawan Belum Gunakan Transaksi Nontunai Saat Libur Lebaran di Gunungkidul dan Bantul

Travel Update
Kasus Covid-19 Meningkat, China Tutup Pendakian Gunung Everest

Kasus Covid-19 Meningkat, China Tutup Pendakian Gunung Everest

Travel Update
Sebab Perahu Wisata Waduk Kedung Ombo Terbalik: Akibat Berebut Selfie

Sebab Perahu Wisata Waduk Kedung Ombo Terbalik: Akibat Berebut Selfie

Travel Update
5 Wisata Instagramable di Yogyakarta, Pas untuk Pencinta Selfie

5 Wisata Instagramable di Yogyakarta, Pas untuk Pencinta Selfie

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2021, Candi Prambanan Sepi Pengunjung

Libur Lebaran 2021, Candi Prambanan Sepi Pengunjung

Travel Update
4 Wisata Hits Majalengka, Pas untuk Liburan yang Menyenangkan

4 Wisata Hits Majalengka, Pas untuk Liburan yang Menyenangkan

Jalan Jalan
5 Pantai Tersembunyi di Gunungkidul dengan Keindahan yang Menawan

5 Pantai Tersembunyi di Gunungkidul dengan Keindahan yang Menawan

Jalan Jalan
Yunani Kembali Sambut Turis Asing Mulai 14 Mei 2021, Ini Aturannya

Yunani Kembali Sambut Turis Asing Mulai 14 Mei 2021, Ini Aturannya

Travel Update
5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X