Terkuak, Kunci Sukses Pasutri Keliling Dunia Bersama 11 Anak

Kompas.com - 23/01/2016, 16:21 WIB
Keluarga Gen Halilintar tengah traveling ke Menara Eifell, Perancis baru-baru ini Arsip Gen HalilintarKeluarga Gen Halilintar tengah traveling ke Menara Eifell, Perancis baru-baru ini
|
EditorI Made Asdhiana

"Sajidah yang ngurusin memasak. Pas perjalanan juga dia yang masak. Memastikan bahan-bahan yang diperlukan," tambah Lenggogeni.

Jelas terlihat sebuah struktur pembagian kerja di keluarga Gen Halilintar. Sohwa Mutamina Halilintar (19) dipercaya untuk mengurus urusan pakaian di rumah maupun perjalanan. Ia memiliki ruang kerja di lantai tiga dengan tiga buah mesin cuci dan 13 keranjang pakaian sesuai dengan namanya.

"Nah Sohwa yang urusan kebutuhan bawaan ketika traveling. Kalau di rumah, dia yang bertanggung jawab untuk mencuci, jemur, dan mengeringkan," ungkap Halilintar.

Saat itu mereka menikah ketika Hali kuliah di Jurusan Teknik Elektro UI tahun keempat, sedangkan Gen jurusan ekonomi tahun kedua. Mereka sama-sama berasal dari Riau. Hali di Dumai, Gen di Rumbai. Untuk karunia anak yang banyak, Lenggogeni kini yakin anak-anak akan membantu dalam segala hal.

"Tadinya saya gak suka anak karena awalnya mengganggu. Akhirnya percaya bisa membantu bahkan menjadi tim. Itu melewati pendidikan yang luar biasa berkat suami saya," tuturnya.

"Kalau di perjalanan membentuk tim tidak bisa. Apa yang ada di rumah ini, sudah terbentuk di rumah. Misalnya disuruh-suruh tanpa latihan, itu gak akan bisa. Di sini (rumah) belajarnya," jelasnya.

Kunci kesuksesan perjalanan keliling dunia bersama 11 anak, menurut Halilintar adalah persiapan dan kerja sama antar anak-anak. Hal itu tercermin dari kemandirian anak-anak Gen Halilintar ketika belajar secara praktek di rumah dan juga di luar negeri saat traveling.

"Misalnya dalam perjalanan di mobil karavan, Sajidah masak, Thariq yang cuci piring, buang air tinja pas di rest area. Jadi semua gak merasa jijik," timpal Lenggogeni.

Keluarga Gen Halilintar terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Mereka adalah Muhammad Atta Halilintar (19), Sohwa Mutammima Halilintar (18), Sajidah Mutamimah Halilintar (17), Muhammad Thariq Halilintar (16), Abqariyyah Mutammimah Halilintar (14), dan Muhammad Saaih Halilintar (12), Siti Fatimah Halilintar (11) Muhammad Al Fateh Halilintar (9), Muhammad Muntazar Halilintar (6), Siti Saleha Halilintar (4), dan Muhammad Shalaheddien El-Qahtan Halilintar (2).

Tanpa pengasuh, tanpa pembantu, tanpa baby sitter, pasangan suami istri (pasutri) berdarah Minang ini pergi berkeliling dunia. Tiga benua telah berhasil diinjak oleh keluarga besar ini. Mereka pun pergi tanpa bantuan agen perjalanan alias merancang perjalanan liburan secara mandiri.

Kisah perjalanan pasutri bersama 11 anak mereka berkeliling dunia selama 22 tahun telah dituangkan ke dalam buku berjudul Kesebelasan Gen Halilintar: My Family My Team.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X