Jelajahi Rute Bersepeda Terindah dari Kanada sampai Taiwan!

Kompas.com - 27/01/2016, 07:12 WIB
Anda dapat secara langsung merasakan embusan angin ketika melewati perkebunan sambil menghirup udara segar dan menyapa orang-orang yang berpapasan di jalan. ThinkstockAnda dapat secara langsung merasakan embusan angin ketika melewati perkebunan sambil menghirup udara segar dan menyapa orang-orang yang berpapasan di jalan.
|
EditorLatief


KOMPAS.com - Salah satu cara terbaik untuk mengitari dunia adalah dengan mengayuh sepeda. Walau lelah dan berkeringat, kegiatan ini terbilang ramah lingkungan, karena kegiatan Anda sama sekali tidak menyebabkan polusi udara atau menggunakan bahan bakar minyak.

Sepeda pun tidak membatasi penggunanya dari lingkungan sekitar. Anda dapat secara langsung merasakan embusan angin ketika melewati perkebunan sambil menghirup udara segar dan menyapa orang-orang yang berpapasan di jalan.

Selain itu, ada beragam jalur sepeda wisata dengan pemandangan memukau yang sayang sekali untuk dilewatkan. Misalnya, P'tit Train du Nord Linear Park di Kanada. Jalur sepeda sepanjang 200 kilometer ini berada di taman yang membentang dari daerah St Jerome ke Mon-Laurier.

Meskipun sudah diaspal rapi, di jalur ini Anda mungkin masih akan menemukan permukaan jalan yang kasar di sana-sini. Memang, P'tit Train du Nord Linear Park bekas jalur kereta. Tapi, hal itu justru menjadi tantangan tersendiri ketika melaluinya.

Petualangan pun terasa lebih menegangkan dengan banyaknya hewan liar di kawasan itu. Jangan takut dulu! Rute ini juga melewati beberapa pusat desa dengan gaya Eropa zaman lampau yang dapat menjadi pilihan tempat Anda beristirahat.

Tantangan bersepeda lainnya ada di Kepulauan San Juan, Washington, Amerika Serikat. Setiap pulau di sana menawarkan tingkat kesulitan berbeda-beda. Ini cocok bagi Anda yang ingin menantang adrenalin bersepeda di bukit-bukit hingga lintasan sempit berkelok tajam.

Anda boleh mulai dari Pulau Lopez yang terhitung memiliki jalur ramah dan mampu diputari dalam waktu sehari. Atau, Anda bisa juga menggenjot pedal di jalur berbahaya sampai puncak Gunung Constitution setinggi 2.409 meter di atas permukaan laut, di pulau Orcas.

Khusus Anda yang ingin menyeberang ke benua biru, Eropa, Anda boleh mencoba bersepeda di Route des Grand Crus, Perancis. Trek ini menawarkan rekreasi menjelajahi kebun anggur yang luas dan terbaik di wilayah Burgundy.

Di situ Anda juga bisa mencicipi hasil kebun anggur, baik berupa olahan makanan ataupun minuman. Dalam perjalanan, Anda bisa menelusuri kota-kota kecil sampai ke Beaune, sebuah kota pusat perdagangan anggur pada abad 18.

Namun, jika Anda sedang ingin menjelajah di rute yang tak terlalu jauh dari Tanah Air, ada juga pilihan tak kalah menantang. Cobalah track Sun Moon Lake di Taiwan. Hanya dengan enam sampai tujuh jam dalam pesawat, Anda sudah bisa sampai di tujuan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis

Makan Makan
Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Longgarkan Lockdown, Restoran dan Kafe di Selandia Baru Buka Kembali Termasuk McDonald's dan KFC

Makan Makan
Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Apa Bedanya Biji Kopi Robusta dan Arabika? Mulai dari Bentuk, Rasa, sampai Proses Pengolahan

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Hari Susu Sedunia 2020, Apa Bedanya Susu UHT dengan Susu Pasteurisasi?

Makan Makan
Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Gandeng Bali Paragon Resort Hotel, Kemenparekraf Sediakan 346 Kamar untuk Nakes

Whats Hot
Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Hari Susu Sedunia 2020, Sejak Kapan Manusia Mulai Minum Susu?

Makan Makan
Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Hari Susu Sedunia 2020, Kenapa Lembang Jadi Daerah Penghasil Susu Pertama di Indonesia?

Makan Makan
Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Bali Paragon Resort Hotel Siapkan 297 Kamar untuk Tenaga Medis

Whats Hot
Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Negara-negara di ASEAN Bisa Jadi Contoh Indonesia Sebelum Buka Pariwisata

Whats Hot
Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Virtual Tour Mendaki Gunung Rinjani, Peserta Pakai Jaket Gunung

Jalan Jalan
Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Liburan ke Jeju, Yuk Nginap di Resor Legend of the Blue Sea

Jalan Jalan
Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Angkasa Pura II Perpanjang Pembatasan Penerbangan hingga 7 Juni

Whats Hot
Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Bali Tak Kunjung Buka Pariwisata, Apa Alasannya?

Whats Hot
Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Bali Perlu Inovasi Pariwisata untuk Hadapi New Normal

Whats Hot
Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Kisah Unik Desa Pancasila di Kaki Gunung Tambora, Seperti Apa?

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X