Kompas.com - 29/01/2016, 17:05 WIB
Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012).   KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESSatwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah daerah Nusa Tenggara Timur memilih Pulau Komodo sebagai destinasi unggulan untuk wisatawan pada tahun 2016. Dengan demikian, wisatawan dari Bali dan Nusa Tenggara Barat dapat berkunjung ke Nusa Tenggara Timur.

"Tahun ini diutamakan Komodo sebagai pintu masuk dari Bali dan Nusa Tenggara Barat. Selama ini kan turis ke Bali lalu pulang," kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Benny Litelnoni kepada KompasTravel usai Jumpa Pers Tour de Flores 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Ia mengatakan Pulau Komodo menawarkan pengalaman kepada wisatawan untuk melihat hewan Komodo. Sementara, pengalaman lain yang ditawarkan adalah wisata bahari di Pulau Komodo.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/6/2015).
"Nanti kita akan promosikan Pulau Komodo melalui event-event seperti Tour de Flores nanti. Jadi nanti wisatawan bisa tinggal selama 7 hari," jelasnya.

Namun selain Pulau Komodo, Benny juga mengaku akan menawarkan destinasi-destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur seperti Ende, Alor, dan Rote.

Ia mengatakan Ende memiliki obyek wisata Danau Kelimutu sementara Rote memiliki ombak-ombak yang cocok untuk berselancar.

"Ini kita akan promosi semua dengan event-event yang ada. Sementara target dari pak Menteri Pariwisata, NTT dikunjungi sebanyak 120.000 wisatawan," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/YOVITA ARIKA Wisatawan berfoto di puncak bukit di Pulau Padar dengan latar belakang teluk-teluk yang ada di pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tersebut, 31 Agustus 2015.
Adapun Pulau Komodo dan Kelimutu termasuk sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang akan ditetapkan bersama 23 daerah lain. Kawasan Strategis Pariwisata Nasional tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Republik Indonesia nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan 2010-2025.

Pulau Komodo terletak di Kabupaten Manggarai Barat dan sementara Danau Kelimutu berada di Kabupaten Ende. Wisatawan dapat menggunakan penerbangan ke Bandar Udara Komodo untuk titik masuk ke Pulau Komodo dan juga Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.