Kompas.com - 30/01/2016, 20:02 WIB
Atraksi barongsai meramaikan upacara dimulainya pembangunan kembali Wihara Dharma Bakti di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (18/1/2016). Wihara Dharma Bakti merupakan bangunan cagar budaya yang terbakar pada Maret 2015. KOMPAS/PRIYOMBODOAtraksi barongsai meramaikan upacara dimulainya pembangunan kembali Wihara Dharma Bakti di kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (18/1/2016). Wihara Dharma Bakti merupakan bangunan cagar budaya yang terbakar pada Maret 2015.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Perayaan Imlek di Nusa Tenggara Barat pada Februari mendatang diharapkan bisa menjadi ajang festival tahunan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Silahturahmi Kebudayaan Tahun Baru Imlek, Bing Hamidy saat dihubungi KompasTravel dari Jakarta, Jumat (29/1/2016).

"Kalau sukses diharapkan bisa jadi festival tahunan. Supaya ada daya tarik wisatawan ke Lombok," kata Bing.

(Baca juga: Lombok Pun Punya Perayaan Imlek)

Ia mengungkapkan jika acara perayaan Imlek di Lombok merupakan kali pertama yang diselenggarakan untuk umum. Perayaan Imlek di Lombok menurut Bing, sebelumnya hanya diadakan untuk kalangan internal masyarakat keturunan China.

"Kita ingin tunjukkan kebudayaan China dan merayakan bersama-sama masyarakat setempat," jelasnya.

Dalam acara Silahturahmi Kebudayaan Tahun Baru Imlek 256/2016 ini akan menampilkan kesenian-kesenian berupa atraksi akrobat dari China. Selain itu, pihak panitia juga akan membagikan kuliner-kuliner khas Tahun Baru Imlek yakni kue keranjang dan lontong Cap Go Meh.

Acara tersebut akan diadakan di Perempatan Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 20 Februari 2016 mulai pukul 15.00 - 22.00 WITA. Adapun kelompok tari daerah juga ikut berkolaborasi dengan menampilkan tarian daerah untuk merayakan Imlek bersama.

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty sebelumnya mengatakan Lombok memiliki China Town yang berpotensi untuk dipromosikan. Ia mengatakan akan mencoba mengangkat potensi keberagaman kebudayaan di tanah Nusa Tenggara Barat tersebut.

"Padahal di Nusa Tenggara Barat dominan Muslim, tapi bisa menunjukkan toleransi. Itu yang coba kita angkat," jelas Esty.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.