Kompas.com - 01/02/2016, 12:04 WIB
Petani di Desa Sembalun yang berada di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. KOMPAS/WAWAN H PRABOWOPetani di Desa Sembalun yang berada di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
EditorI Made Asdhiana
WISATA ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya pantai, melainkan juga wisata daerah pegunungan atau dataran tinggi, yaitu di Kecamatan, Sembalun, Lombok Timur.

Wilayah di kaki Gunung Rinjani (3.726 mdpl) itu meliputi enam desa, berudara sejuk, berketinggian 800 mdpl-1.250 mdpl.

Kecamatan ini berkembang menjadi agrowisata yang mengundang wisatawan lokal, nusantara, dan mancanegara untuk menikmati panorama alam dan udara segar pegunungan.

Sembalun—yang pernah dikunjungi Presiden Soeharto karena berkembang sebagai sentra produksi bawang putih pada 1986—berjarak 40 kilometer utara Selong, ibu kota Lombok Timur, atau 90 kilometer dari Mataram, ibu kota NTB.

Rute Sembalun-Mataram ditempuh 2,5 jam perjalanan melalui Desa Aikmel, Lombok Timur, dengan mobil atau sepeda motor. Rute lain, Mataram-Sembalun lewat Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, berjarak 113 kilometer. Desa-desa di kecamatan itu adalah jalur pendakian Gunung Rinjani.

Kata Diralam, Kepala Desa Sembalun, di musim kemarau, suhu normal mencapai 7 derajat celsius-12 derajat celsius, sedangkan di musim hujan sekitar 20 derajat celsius. Indikasinya, beberapa kilometer memasuki Desa Aikmel, udara terasa sejuk disertai jalan aspal ber-hotmix yang mulai menanjak.

Deretan rumah penduduk dan cicit burung bersahutan adalah musik penghibur dalam perjalanan. Mata pun seakan mendapatkan ”tempat bernaung” oleh aura kehijauan beragam jenis tanaman di hamparan sawah, kebun, dan kawasan hutan. Dari rimbun pepohonan, sesekali tampak Gunung Rinjani berdiri tegar, seakan ”mengintip” lalu lalang pengguna jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/KHAERUL ANWAR Desa Sembalun di kaki Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Medan jalan berkelok serta tikungan tajam dan terjal menguji adrenalin para pengemudi kendaraan bermotor menuju Sembalun. Tiba di Pusuk (puncak) berketinggian 1.250 meter, tampak dari kejauhan permukiman penduduk Desa Sembalun Bumbung.

Lokasi ini menjadi spot foto serta tempat nongkrong anak muda dan pelancong sambil menikmati kopi dan jagung bakar, lalu naik bukit sambil menyaksikan monyet. Sore hari, Pusuk biasanya berkabut sehingga serasa berada di daratan Eropa.

Samalas

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Oleh-oleh Makanan Tahan Lama Khas Manado, Ada Manisan Pala

8 Oleh-oleh Makanan Tahan Lama Khas Manado, Ada Manisan Pala

Jalan Jalan
10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

Jalan Jalan
Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Travel Update
Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Jalan Jalan
Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Jalan Jalan
5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

Jalan Jalan
8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Jalan Jalan
Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Travel Promo
Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Travel Update
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary
Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Travel Update
Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.