Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hati-hati, Memesan Minuman Panas di Pesawat Bisa Berbahaya

Kompas.com - 05/02/2016, 13:04 WIB
Muhammad Irzal A

Penulis

Sumber The Mirror

KOMPAS.com - Hati-hati saat memesan makanan atau minuman panas di dalam pesawat terbang. Seorang gadis berusia 11 tahun sampai harus menderita luka bakar tingkat tiga setelah ia terkena minuman panas di pesawat saat melakukan penerbangan dari London ke Oludeniz, Turki pada Agustus 2015 lalu.

Katie Brown meninggalkan luka mengerikan di perut, kaki, dan pangkuannya setelah minuman cokelat panas tumpah ketika pesawat yang ia tumpangi mengalami guncangan. Seperti terungkap dari Mirror.co.uk, hingga kini Katie harus terus dirawat.

Petugas medis mengatakan kepada Helena Brown (40), ibu Katie, bahwa mereka sering melakukan penanganan terhadap anak-anak terluka akibat minuman panas dalam penerbangan.

“Para perawat mengatakan bahwa, mereka telah menangani 10 anak terluka oleh minuman panas saat penerbangan, tampaknya itu semua cukup umum," tutur Helena.

Katie terluka saat terbang ke Ölüdeniz, Turki. Pesawat itu hanya berjarak satu jam lagi dari tujuan penerbangan, ketika kakaknya memesan minuman cokelat panas.

Katie diminta untuk memegang minuman tersebut, tetapi tumpah ke pangkuannya ketika pesawat mengalami guncangan ringan. Dia mengalami kesakitan dalam sisa penerbangannya dan hanya dirawat dengan tisu basah dan gel anti luka bakar.

Setelah menghabiskan beberapa hari di sebuah rumah sakit di Turki, kondisinya semakin memburuk. Ia pun diterbangkan kembali dengan pesawat pribadi ke London.

“Luka-lukanya tampak begitu buruk, para dokter mengatakan ia terlihat lebih seperti korban selamat dari kebakaran rumah," ungkap Helena.

“Meski begitu, kami sangat terkejut ketika dokter mengatakan bahwa Katie membutuhkan cangkok kulit. Kami hanya tidak percaya, kerusakan itu yang ditimbulkan dari secangkir coklat panas," tambahnya.

Sementara itu, pada April 2014, Khizar Hayat (40) menderita luka bakar dan lecet di dadanya setelah seorang pramugari tanpa sengaja menumpahkan teh. Ia mengaku alat kelaminnya yang hangus ketika pramugari menumpahkan the mendidih di selangkangannya.

Untuk menghindari hal-hal tersebut, ada baiknya Anda pikir ulang jika ingin memesan minuman panas. Jika ingin memesan, pastikan hal-hal berikut:

Mintalah minuman dengan "suhu" hangat.

Jadi mintalah awak kabin menyiapkan minuman bukan dengan air mendidih melainkan air mendidih yang sudah dicampur air dengan suhu ruangan.

Sehingga saat di tangan Anda, minuman tersebut di kondisi hangat, bukan panas. Memang kopi terkadang tak nikmat jika diminum dalam kondisi tidak panas. Namun itu lebih baik daripada Anda beresiko terkena air panas.

Pastikan ada tutupnya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com