Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/02/2016, 17:18 WIB
EditorI Made Asdhiana
SEMARANG, KOMPAS.com - Semakin siang, suasana Festival Durian Semarang Gunungpati di Goa Kreo, Jawa Tengah, semakin meriah. Akses menuju ke Goa Kreo bahkan sempat tersendat karena banyaknya mobil yang parkir di kanan-kiri jalan di jalur yang sempit.

Suasana mendung Sabtu (6/2/2016) siang itu tidak menyurutkan minat masyarakat untuk menikmati durian "Monti" (montong gunungpati).

Siang itu berkunjung ke Goa Kreo memang serasa mendapat paket lengkap, selain bisa menikmati Waduk Jatibarang yang eksotis pengunjung juga disuguhi ribuan durian yang sudah bisa dinikmati mulai harga Rp 40.000.

Belum lagi panitia Festival Durian juga menyuguhkan berbagai pertunjukan mulai dari lomba, hingga berbagai pentas kesenian lokal.

Musik gamelan pun melantun menemani syahdunya siang itu sembari melahap durian dan menikmati landscape Waduk Jatibarang.

Belum lagi pertunjukan sendratari Resi Mayangkara yang menceritakan aksi heroik kera-kera Goa Kreo melawan barongan dalam menyelamatkan durian Monti.

Pasukan kera itu kemudian mengajak gadis-gadis desa menanam dan menari durian Monti yang memiliki rasa manis legit.

Dwi Setiyono, salah satu penari yang memerankan kera putih menjelaskan Resi Mayangkara memiliki pesan untuk melestarikan durian monti yang memiliki nilai kelokalan.

"Barongan diibaratkan sebagai durian impor dan luar daerah yang akan menyaingi keunggulan Monti, namun pasukan kera berhasil membawa kembali durian," kata Dwi Setiyono.

TRIBUN JATENG/M SYOFRI KURNIAWAN Lomba durian di Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2016).
Kesenian yang ditampilkan atas kolaborasi UKM Kesenian Jawa Unnes dengan kelompok kesenian setempat itu seolah menyajikan pentas wayang orang dengan latar Goa Kreo dan Waduk Jatibarang.

"Persiapan kurang lebih satu bulan, tantangannya ya kita harus siap membawa durian sambil menari," ujar Dwi.

Selain itu, dalam kegiatan itu juga diresmikan lagu Durian Gunungpati dengan langgam Jawa yang diciptakan Dr Widodo dari Unnes.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi penyelenggaraan festival yang meriah dengan mengkombinasikan berbagai kesenian.

"Harusnya memang seperti ini. Kegiatan bisa dibuat semenarik mungkin, dibumbui kesenian dan cerita sehingga mendatangkan lebih banyak orang, lebih banyak wisatawan. Harusnya nanti juga dibuat Festival Mangga, Batik, atau yang lainnya dengan konsep semacam ini yang membuat lebih regeng dan gayeng," sambut Ganjar. (Rival Al Manaf)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Travel Update
Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Travel Update
Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Travel Update
Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Travel Tips
Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary
Harga Tiket dan Jam Buka Negeri Khayangan, Wisata Hits di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Negeri Khayangan, Wisata Hits di Magelang

Travel Tips
Ini Alasan Kenapa Pesawat Punya Kursi Tanpa Jendela

Ini Alasan Kenapa Pesawat Punya Kursi Tanpa Jendela

Jalan Jalan
Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Kebun Raya Baturraden Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Baturraden Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
5 Tempat Wisata Populer di Hokkaido Jepang, Bisa Lihat Bunga Lavender

5 Tempat Wisata Populer di Hokkaido Jepang, Bisa Lihat Bunga Lavender

Jalan Jalan
Indonesia Serahkan Kepemimpinan ASEAN Tourism Forum ke Laos

Indonesia Serahkan Kepemimpinan ASEAN Tourism Forum ke Laos

Travel Update
4 Tempat Wisata Populer di Nagano Jepang, Ada Pemandian dengan Monyet

4 Tempat Wisata Populer di Nagano Jepang, Ada Pemandian dengan Monyet

Jalan Jalan
4 Tips ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Datang Pukul 16.00 WIB

4 Tips ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Datang Pukul 16.00 WIB

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+