Kompas.com - 09/02/2016, 17:35 WIB
Warga keturunan Tionghoa bersembahyang hari raya Imlek di tengah banjir di Tempat Ibadah Tri Darma Tjong Hok Kiong di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (8/2/2016). Warga yang bersembahyang berharap di tahun yang baru akan dilimpahkan rezeki. KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAWarga keturunan Tionghoa bersembahyang hari raya Imlek di tengah banjir di Tempat Ibadah Tri Darma Tjong Hok Kiong di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (8/2/2016). Warga yang bersembahyang berharap di tahun yang baru akan dilimpahkan rezeki.
EditorI Made Asdhiana

Dampak pencabutan Inpres tersebut di antaranya diperbolehkannya perayaan Imlek, seperti yang tahun ini diperingati pada hari Senin (8/2/2016). Sejak saat itu, hingga hari ini berarti sudah 16 tahun berjalan Imlek secara bebas dirayakan.

Karena itulah, sebagian besar orang cenderung mengaitkan perayaan Imlek di Indonesia dengan Gus Dur. Bahkan, bagi sebagian orang, Gus Dur dan Imlek menjadi seolah identik.

Sebagian ekspresi tersebut dituangkan sejumlah pengguna media sosial seperti Twitter. Linimasa Twitter pada Senin pagi dipenuhi kicauan tentang Gus Dur.

Pada pukul 09.31, nama ”Gus Dur” berada di peringkat ke-9 daftar trending topic di linimasa Twitter Indonesia.

Kicauan yang terkait dengan komentar identiknya perayaan Imlek dan sosok Gus Dur antara lain diutarakan Santiko Restuadhi dengan akun @tikorestuadhi: ”Buat saya, orang non-Cina, Imlek itu sudah seperti Gus Dur day.”

Hal senada diutarakan Iman Brotoseno dengan akun @imanbr: ”Ingat beras, ingat kosmos. Ingat Imlek, ingat Gus Dur.”

Komedian ‏@ernestprakasa mengatakan: ”Terima kasih Gus Dur yg th 2000 lalu mencabut Inpres 14/1967 Suharto ttg larangan perayaan Imlek. Hidup kami kini lebih menyenangkan :).”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/AMBROSIUS HARTO Lampion yang mempercantik suasana Wihara Dhanagun (Kelenteng Hok Tek Bio), Jalan Suryakencana, Bogor, saat Imlek 2567, Minggu (7/2/2016) malam.
Adapun Akhmad Sahal dengan akun @sahaL_AS menulis: ”Kenapa Gus Dur dicintai banyak manusia yg lintas agama, etnis? Krn GD mencintai manusia, tanpa pandang agama n etnisnya. - Gus Mus.”

Pengguna akun @JojoBinjai mengatakan: ”Sudah 16 tahun perayaan Imlek di Indonesia dilegalkan Gus Dur. Fatihah untukmu, Gus....” (Agnes Swetta Pandia dan Ingki Rinaldi)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.