Kompas.com - 10/02/2016, 09:07 WIB
Tarian cakalele pada salah satu acara Festival Teluk Jailolo 2014 di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, Kamis (29/5/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANATarian cakalele pada salah satu acara Festival Teluk Jailolo 2014 di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara, Kamis (29/5/2014).
EditorI Made Asdhiana
TERNATE, KOMPAS - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, menyiapkan sejumlah acara untuk menyambut gerhana matahari total (GMT) yang melintasi kota itu pada 9 Maret mendatang.

Acara memperingati ulang tahun Sultan Ternate, yakni Festival Legu Gam, yang sedianya digelar pada April dimajukan pada awal Maret. Momentum itu dijadikan kesempatan untuk mempromosikan Kota Ternate.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah Pemkot Ternate Sutopo Abdullah ketika dihubungi, Rabu (3/2/2016), menuturkan, Pemkot Ternate akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait GMT.

Kota Ternate merupakan satu dari 45 kota/kabupaten pada 12 provinsi di Indonesia yang merupakan jalur lintasan GMT. Durasi totalitas gerhana di Ternate diperkirakan 2 menit 36,3 detik.

BARRY KUSUMA Kesenian Kota Ternate
Di Indonesia, wilayah dengan durasi totalitas terlama adalah Maba, Kabupaten Halmahera Timur, yang berada di Provinsi Maluku Utara. Lama gerhana total di Maba adalah 3 menit 19,5 detik.

Sutopo memperkirakan, ribuan orang baik wisatawan maupun peneliti akan datang ke Maluku Utara untuk menyaksikan GMT.

”Semua hotel dan penginapan sudah kami imbau agar siap memberikan layanan terbaik,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kunjungan ribuan orang ke Ternate itu menjadi ajang promosi wisata dan budaya setempat.

Selain Festival Legu Gam, ada juga festival budaya lain yang digelar Kesultanan Ternate. Lokasi wisata juga akan dibenahi. ”Kami akan tunjukkan yang terbaik untuk menarik wisatawan datang kembali ke Ternate,” ujarnya.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan mancanegara mengunjungi Benteng Tolucco di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Benteng yang dibangun oleh Francisco Serao pada 1540 ini juga sering disebut Benteng Holandia atau Santo Lucas.
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Geofisika Ternate Suwardi menyatakan, ada sembilan lokasi pengamatan GMT di Ternate.

Di antaranya Batu Angus, Benteng Toloko, Bandara Sultan Babullah, dan Pantai Falajawa. Sejauh ini yang ia ketahui, para peneliti dari Perancis dan Korea akan datang ke Ternate. (Frans Pati Herin)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Travel Update
Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Jalan Jalan
5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

Jalan Jalan
Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.